DetikNews
Rabu 11 Juli 2018, 10:25 WIB

Jokowi: Penegakan Hukum Harus Profesional dan Transparan

Andhika Prasetia - detikNews
Jokowi: Penegakan Hukum Harus Profesional dan Transparan Presiden Jokowi pada HUT Bhayangkara ke-72 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (11/7/2018). (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Polri melakukan pembenahan. Jokowi meminta penegakan hukum harus dilakukan secara profesional dan transparan.

"Lakukan perbaikan terhadap kelemahan-kelemahan yang ada, terutama dalam penegakan hukum harus dilakukan secara profesional, transparan, dan berkeadilan," ujar Jokowi saat menjadi inspektur upacara HUT Bhayangkara ke-72 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (11/7/2018).

Anggota Polri juga diminta menjauhi budaya koruptif. Anggota Polri harus mengedepankan pendekatan secara humanis dalam menangani permasalahan.



"Ketiga, buang budaya koruptif dan hindari tindakan berlebihan serta tingkatkan kepercayaan publik kepada Polri. Keempat, kedepankan langkah-langkah pencegahan, lakukan tindakan humanis dalam menangani segala permasalahan sosial yang timbul," tuturnya.

Jokowi menjelaskan tugas besar menanti Polri dalam waktu dekat ini karena Indonesia menyambut Asian Games, pertemuan IMF-World Bank, hingga Pemilu 2019. Karena itu, keamanan harus semakin ditingkatkan.




"Tugas besar rangkaian pileg dan pilpres semakin dekat, pengamanan Natal dan tahun baru, agenda internasional seperti Asian Games ke-18, Asian Para Games, dan pertemuan tahunan IMF-Bank Dunia, perlu langkah antisipatif, perencanaan detail, dan matang agar potensi kerawanan bisa dicegah," paparnya.
(dkp/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed