Keluarga Pelempar Batu di Tol Tangerang Minta Maaf ke Korban

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Rabu, 04 Jul 2018 13:28 WIB
Jumpa pers kasus pelemparan batu di Tol Tangerang (Foto: Bahtiar Rifai-detikcom)
Serang - Keluarga pelaku meminta maaf kepada para korban pelemparan batu di Tol Tangerang-Merak Km 49. Sehari-hari, khususnya pelaku WS menurut keluarganya memang tidak punya pekerjaan dan putus sekolah.

"Sebagai keluarga saya minta maaf. Tolong dihampura (dimaafkan) dosanya. Minta maaf sedalam-dalamnya," kata Siti Fathonah, bibi dari pelaku WS kepada wartawan, Serang, Banten, Rabu (4/7/2018).



Siti mengatakan, WK merupakan anak yang putus sekolah saat masih SMP. Ia diurus keluarga besar karena sejak dari kecil sudah ditinggal ayahnya. Mau bekerja pun menurutnya kesulitan karena belum cukup umur.

"Saya endenya (bibi), dari bayi masih kecil sudah saya urus. Kalau tahu mau lempar batu di tol saya cegah," ujarnya sambil menangis.



Selain meminta maaf, keluarga besar juga berdoa agar korban pelemparan batu diberikan kemudahan rezeki. Khususnya yang mengalami rusak mobil. Korban luka juga didoakan agar lekas sembuh dan sehat kembali.

"Yang jadi korban mudah-mudahan cepat sembuh, sehat. Mudah-mudahan buat ada rezeki buat ngebetulin mobilnya," paparnya.

Para pelaku pelemparan di Tol Tangerang-Merak melakukan 17 adegan dalam rekonstruksi di overpass Km 49. Selain iseng, di rekonstruksi itu juga terungkap bahwa pelaku WS, BS, RY, SN dan SL merasa bosan sampai akhirnya melakukan pelemparan.

(bri/rvk)