"Kami dari awal itu sudah melakukan pemetaan. Pemetaan itu baik wilayah maupun sisi-sisi kerawanan daripada nanti pelaksanaan (pilkada). (Daerah yang dianggap rawan adalah) Sumut, Papua, kalau di Jawa ini ya Jabar. Itu yang menurut kita paling rawan," kata Direktur Perencanaan dan Pengendalian Kegiatan dan/atau Operasi BIN, Antonius Hudidaya Bhakti, dalam wawancara eksklusif bersama detikcom di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (26/6/2018).
Namun Anton mengatakan tingkat kerawanan dari daerah tersebut masih dalam kategori sedang. Suatu daerah punya tingkat kerawanan tinggi bila ditemukan indikasi salah satunya di antara kandidat saling menjatuhkan dalam kampanye.
"Ya kalau itu masih bisa kita katakan masih sedang. Yang tinggi itu misalnya di wilayah itu sudah terjadi indikasi-indikasi misalnya antarkandidat ini sudah mulai panas, terus mereka kampanyenya sudah tidak saling menghormati," tuturnya.
Baca juga: 13 Negara akan Pantau Pilkada di Banten |
Lebih lanjut ia mengatakan pihaknya tetap berkonsentrasi tinggi terhadap pengamanan proses Pilkada Serentak 2018. Ia menegaskan pihaknya tidak akan lengah untuk mengawal proses pilkada.
Pilkada Serentak 2018 akan digelar pada Rabu (27/6) besok. Ada sebanyak 171 pemilihan yang akan dilakukan di berbagai tingkatan dari provinsi sampai kota/kabupaten. (yas/jbr)











































