DetikNews
Kamis 21 Juni 2018, 18:15 WIB

Pria yang Ngaku Dianiaya Herman Hery akan Ngadu ke KPAI

Carlo Homba - detikNews
Pria yang Ngaku Dianiaya Herman Hery akan Ngadu ke KPAI Ronny Yuniarto (topi) melaporkan Herman Hery ke polisi (Foto: Lamhot Aritonang)
Jakarta - Ronny Yuniarto, pria yang ngaku dianiaya anggota DPR Herman Hery akan mengadu ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Dia mengadu karena penganiayaan itu terjadi di depan anaknya.

"Kami juga berencana melaporkan kejadian ini ke KPAI karena traumatis yang dialami oleh anak korban," kata Febby Sagita selaku kuasa hukum Ronny kepada wartawan di Polres Jaksel Jalan Wijaya II, Kebayoran Lama, Jaksel, Kamis (21/6/2018).



Pihaknya juga berencana mengadukan Herman Hery ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). "Dan kemudian of course kami akan ke badan penghormatan dewan," ungkapnya.

Rencana pengaduan itu akan dilaksanakan secepat mungkin. "Kita belum menghadap (ke KPAI) karena hari ini semua institusi baru buka. Langkah pertama kita datang dulu ke sini (Polres) kemudian besok atau Senin kita lanjutkan ke yang lain," ungkapnya.

Pihaknya akan berkonsultasi dengan KPAI terkait penanganan dua anak korban. Sebab, kedua anak korban mengalami trauma atas kejadian itu.

"Kami akan konsultasi ke KPAI, pihak keluarga juga sudah menyarankan untuk bertemu psikiater untuk mengetahui seberapa besar trauma yang diderita anak korban. Sehingga kami bisa tahu ke mana arah terapinya, apa diperlukan anak korban bertemu dengan psikologi untuk menyembuhkan traumanya dan lainnya," tuturnya.



Febby menjelaskan, kedua anak korban ada di dalam mobil korban saat itu. Mereka tidak merasakan kekerasan secara langsung, tetapi menyaksikan peristiwa itu dengan mata kepalanya yang akan berdampak terhadap psikologis sang anak.

"Putra putri korban tidak mendapat kekerasan, tapi mereka melihat langsung kejadian tersebut dan histeris. Dampaknya akan diketahui di kemudian hari," tambahnya.

Dikatakan Febby, anak korban sangat histeris sehingga mungkin berdampak traumatis.

"Saat itu sangat histeris kalau dalam assesmennya psikolog pasti akan membekas hingga kemudian hari. Bapak mungkin nggak akan bisa lihat sekarang akibatnya, tapi di kemudian hari akan jadi sesuatu buat mereka," pungkasnya.

Pengacara anggota DPR Fraksi PDIP Herman Hery membantah ada peristiwa penganiayaan terhadap Ronny Yulianto Kosasih. Dia menyatakan apa yang disampaikan pihak Ronny merupakan pembunuhan karakter.

"Kronologi peristiwa kejadian di jalur Busway pada tanggal 10 Juni 2018 adalah tidak benar sepanjang hal itu dikaitkan dengan Herman Hery sebagai pelaku," kata pengacara Herman Hery, Petrus Selestinus dalam keterangan persnya.
(mei/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed