PAN Ragu Kunjungan Yahya Staquf ke Israel Bisa Bantu Palestina

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Jumat, 15 Jun 2018 05:24 WIB
Foto: Saleh Daulay (Lamhot Aritonang)
Jakarta - Katib Aam (Sekjen) PBNU Yahya Cholil Staquf kini bicara Palestina dalam kunjungannya ke Israel. Meski Staquf bicara Palestina, PAN ragu hal itu bisa membantu Palestina.

"Sudah semestinya Yahya Staquf bicara soal Palestina. Apalagi, setelah dia mendapat kritik keras dari berbagai kalangan di tanah air. Namun demikian, saya tidak yakin bahwa kepergiannya ke Israel dapat membawa perubahan signifikan bagi bangsa Palestina," ucap Wasekjen PAN Saleh Partaonan Daulay kepada wartawan, Jumat (15/6/2018).

"Sudah banyak upaya yang dilakukan. Mulai dari pendekatan kemanusiaan sampai pada pendekatan desakan negara-negara di tingkat global. Semuanya belum membuahkan hasil yang menggembirakan," imbuh dia.


Saleh benar-benar ragu kalau Yahya Staquf bisa membantu Palestina dengan mengunjungi Israel. Menurut dia, biarkan pemerintah saja yang melakukan upaya membantu perdamaian Israel-Palestina.

"Saya khawatir kunjungan Yahya Staquf ini pun tidak membuahkan hasil. Yang ada malah justru kritikan yang diterimanya. Sebaiknya, kunjungan-kunjungan kontroversial seperti ini dihindari saja. Biarkanlah pemerintah kita yang melakukan berbagai upaya dan pendekatan untuk membantu bangsa Palestina," saran Saleh.


Yahya bicara soal Palestina saat memberi kuliah umum di The Truman Institute di Israel pada Rabu (13/6) kemarin. Sebelum kuliah umum ini, Yahya lebih dahulu menjadi pembicara di forum American Jewish Committee (AJC) Global Forum yang dihadiri 2.400 orang. Pada forum di AJC itu, dia tidak menyinggung soal Palestina.

Kedatangan Yahya ke Israel mendapat kecaman dari dalam dan luar negeri. Yahya sadar itu, namun memutuskan untuk fokus saja pada tujuannya, yaitu demi Palestina.

"Saya adalah muslim, saya ulama, dan saya mengabdi di jajaran kepemimpinan di salah satu organisasi muslim terbesar di Indonesia, bahkan di dunia. Anda semua bisa melihat track record dari organisasi kami dalam hal pembelaan terhadap Palestina. Jadi jelas, bahwa saya di sini untuk Palestina," ucapnya.

(gbr/idn)