DetikNews
Kamis 14 Juni 2018, 21:00 WIB

Video Cak Lontong Diedit Berujung Permintaan Maaf Sekjen PKB

Haris Fadhil - detikNews
Video Cak Lontong Diedit Berujung Permintaan Maaf Sekjen PKB Foto: Screenshot Video KULTUM CAK LONTONG EDISI RAMADHAN dari akun Youtube JATIM Sedulur
Jakarta - Video yang menampilkan sosok Cak Lontong bikin heboh. Bukan karena lawakannya, namun karena video yang ditujukan untuk kampanye Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno di pilgub Jawa Timur malah diedit menjadi dukungan untuk Sudirman Said-Ida Fauziyah di Pilgub Jawa Tengah.

Salah satu yang mengunggah video editan itu adalah Sekjen PKB Abdul Kadir Karding lewat akun Twitter-nya @Kadir_Karding. Ia mengunggahnya pada Rabu (13/6) kemarin pukul 04.50 WIB.

Dalam video berdurasi 31 detik itu, terlihat Cak Lontong menggunakan baju koko putih. Berikut ini isi ucapan Cak Lontong dalam video itu:

"Assalammualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Sedulur-sedulurku, kita memasuki bulan yang baik. Meskipun mungkin kita berbeda pilihan tapi kita harus tetap menjaga keharmonisan dan silaturahmi., karena itu semua adalah yang paling utama. Kalau soal milih gubernur, nomor dua. Ingat kerukunan yang utama...," ucap cak Lontong dalam video itu.


Di akhir video itu, suara cak lontong berganti dengan suara orang lain yang menyampaikan dukungan kepada Sudirman-Ida. Bunyinya:

"Mbangun Jateng, Mukti Bareng, bersama Pak Dirman, dan Bu Ida. Coblos nomor 2," ujar suara tersebut di akhir video.

Selain itu, posting-an Karding diawali dengan tulisan, 'Dengarkan apa kata Cak Lontong soal Pilgub jateng #PilgubJateng2018 #SudirmanIda @idafauziyah @sudirmansaid #muktibareng #Membangunjatengmuktibareng'.

Sekjen PKB Abdul Kadir KardingSekjen PKB Abdul Kadir Karding Foto: Abdul Kadir Karding (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Posting-an Karding tersebut kemudian dibalas oleh akun @C_lontong. @C_lontong menuliskan protes atas posting-an Karding tersebut. Menurutnya, video itu adalah dukungan untuk calon nomor 2 di Pilgub Jawa Timur, bukan Pilgub Jateng.

"Saya kira @Kadir_Karding dengan sengaja telah mengambil rekaman saya yg sebenarnya utk pilgub Jatim tapi disalahgunakan untuk pilgub jateng. Apabila tdk menarik dan meminta maaf, maka tim hukum kami akan melakukan langkah2 hukum yg dianggap perlu," tulis @C_lontong.


Menanggapi protes itu, Karding meminta maaf kepada Cak Lontong. Dia mengaku mendapat video itu dari orang lain dan tak mengecek detail soal kebenaran video tersebut.

"Intinya, kita ini dapat share-share-an banyak di grup. Saya ini nggak ngecek detail, ternyata itu adalah untuk Pilgub Jatim ya. Cuma oleh, nggak tahu oleh siapa, ditambahin untuk Jateng. Saya upload, saya kira itu benar awalnya begitu. Tapi ternyata itu hoax, tidak benar ya. Oleh karena itu, saya sudah menghapus. Kedua, sudah juga minta maaf ke Cak Lontong, jadi saya berharap Cak Lontong berkenan memaafkan kekhilafan dan kesalahan saya tidak ngecek dan tidak meneliti lebih dulu," kata Karding kepada detikcom, Kamis (14/6/2018).

Selain itu, posting-an tersebut juga sudah dihapus dari akun Twiter Karding. Ia juga menuliskan permohonan maaf kepada Cak Lontong lewat akun Twitter-nya, @Kadir_Karding.


"Yth sahabatku @cakLontong Maafkan saya atas kehilafan dan kesalahan telah mengupload iklan tersebut dan tidak mengecek dan meniliti terlebih dahulu kebenaran dan isi iklan tersebut @C_lontong," tulis Karding di akun Twitter-nya pada pukul 14.33 WIB.

Selain mencuitkan permintaan maaf, ia mengatakan telah menghubungi langsung Cak Lontong. Namun, menurutnya, belum ada respons dari Cak Lontong.
(haf/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed