DetikNews
Kamis 14 Juni 2018, 14:58 WIB

Jasa Tukar Uang yang Diacak-acak di Cilegon Belum Beroperasi Lagi

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Jasa Tukar Uang yang Diacak-acak di Cilegon Belum Beroperasi Lagi Baron pelaku pengrusakan (Foto: Screenshot Instagram Polres Cilegon)
Jakarta - Jasa tukar uang yang diacak-acak anggota LSM di Cilegon belum beroperasi kembali. Korban yang juga penjaja jasa tukar uang bernama Manto kembali menggelar lapak di depan salah satu mal di Cilegon.

"Katanya kemarin akan beraktivitas lagi sambil nunggu bikin lapak," kata Kapolres Cilegon AKBP Rizki Agung Prakoso saat dikonfirmasi detikcom, Cilegon, Banten, Kamis (14/6/2018).

Irwan, seorang warga sekitar sempat mengujungi lokasi Manto membuka lapak di Jalan Serang, Cilegon, siang tadi. Namun belum tampak Manto membuka kembali lapaknya.


AKBP Rizki mengatakan, Manto memang membuka jasa tukar uang jelang lebaran. Dia mengambil modal sendiri dan menukar uang baru di bank.

Saat kejadian, berdasarkan keterangan korban, pelaku mengacak-acak lapaknya karena dirugikan sebesar Rp 40 ribu. Pelaku padahal sudah diminta korban untuk mengecek jumlah uang yang ditukar. Namun, karena merasa percaya, pelaku lantas pergi. Tidak lama kemudian, ia kembali lagi dan mengacak-acak lapak korban.

"Itu pun Manto minta untuk ngitung, (pelaku) nggak mau main pergi saja," katanya.


Sementara itu, pelaku perusakan bernama Baron dan rekannya Fahmi yang mengaku wartawan SCTV dikenai wajib lapor oleh Polres Cilegon. Selain diwajibkan lapor, pelaku terancam hukuman 2 tahun penjara. Ia dikenai ancaman pasal 406 jo pasal 335 ayat (1) KUHP.

"Sementara tidak kita tahan tapi wajib lapor untuk menunggu kelengkapan berkas. Meskipun sudah minta maaf tapi proses penyidikan tetap berjalan," ujar AKBP Rizki.
(bri/rna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed