DetikNews
Selasa 12 Juni 2018, 15:46 WIB

Ini Sosok di Balik Ratusan Toilet Gratis di Merak Saat Mudik

M Iqbal - detikNews
Ini Sosok di Balik Ratusan Toilet Gratis di Merak Saat Mudik Tim Radmiadi siaga sejak 2 minggu lalu agar layanan maksimal. (iqbal/detikcom)
Merak - Kebutuhan akan mandi-cuci-kakus (MCK) saat masa mudik amatlah penting. Ketersediaan air bersih menjadi tonggak utama jalannya MCK.

Ada ratusan kloset yang tersebar di tiap sudut Pelabuhan Merak, Banten. Di satu titik terdapat 5-10 kamar toilet. Jumlah itu terdiri atas 15 toilet tetap, 17 tidak tetap, 12 toilet portabel, dan 5 toilet kontainer.

Pemudik tujuan Sumatera yang menyeberang lewat Pelabuhan Merak bisa memanfaatkan toilet tersebut saat sedang antre menunggu giliran masuk kapal. Lalu, siapa yang memenuhi kebutuhan air toilet?
Ini Sosok di Balik Nyamannya Ratusan Toilet di Merak Saat Mudik

Seorang pegawai PT ASDP, Radmiadi, mengisahkan bagaimana repotnya mengurusi toilet demi melayani para pemudik. Ia, dibantu beberapa orang, mesti memenuhi kebutuhan 60 kubik air bersih agar ketersediaan air di toilet tetap terpenuhi.

"Untuk mempersiapkan semuanya ini, saya nggak pulang dari 2 minggu sebelum Lebaran sampai sekarang, karena saya juga harus nyusun traffick barrigade," kata Radmiadi di Pelabuhan Merak kepada detikcom, Selasa (12/6/2018).

Radmiadi menjadi orang paling bertanggung jawab atas ketersediaan air di setiap toilet. Menjadi masalah bila kemacetan terjadi di pelabuhan, mobil tangki pembawa air kadang tak bisa lewat hingga ketersediaan air jadi terhambat.

"Nah, kalau macet begitu kita butuh trik, memang harus orang yang hafal traffic di pelabuhan. Kalau nggak hafal, repot jadinya, bisa-bisa mobil tangki ikut kejebak macet," ujarnya.
Ini Sosok di Balik Nyamannya Ratusan Toilet di Merak Saat Mudik

Yang bikin repot dari mengurusi toilet adalah di Pelabuhan Merak tidak ada saluran air PDAM. Air harus dibeli dari sekitar Cilegon agar ketersediaannya tetap ada. Setiap hari, Radmiadi harus mengecek stok air agar tetap terjaga ketersediaannya.

"Ini kan yang kadang orang nggak begitu memperhatikan, padahal kalau kata orang Kementerian (Perhubungan) yang ketemu saya, 'kamu ini kerjanya nggak terlihat tapi bermanfaat'," tuturnya.

Soal toilet ini, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani menaruh perhatian atas keberadaan toilet. Puan meminta jajaran ASDP memastikan toilet berfungsi dengan baik saat puncak arus mudik.

"Mudik tahun ini guyub, rukun, bahagia gembira. Toilet penting, 100 toilet yang disediakan cukup atau tidak dengan membeludak nanti saat puncak arus mudik, khususnya toilet," kata Puan.
(asp/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed