DetikNews
Kamis 24 Mei 2018, 23:41 WIB

KPK Dalami Keterlibatan Cawagub Sjafei di OTT Bupati Buton Selatan

Nur Indah Fatmawati - detikNews
KPK Dalami Keterlibatan Cawagub Sjafei di OTT Bupati Buton Selatan Febri Diansyah (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - KPK mengamankan alat peraga kampanye ayah Bupati Buton Selatan Agus Feisal Hidayat, Laode Muhammad Sjafei Kahar, yang merupakan cawagub Sulawesi Tenggara (Sultra). KPK mendalami asal-usul pendanaan alat peraga kampanye tersebut.

"Pada saat peristiwa tangkap tangan itu, kami menemukan sejumlah alat peraga kampanye. Kita amankan sampelnya dan dibawa ke Jakarta. Selanjutnya tim akan mendalami sumber uang untuk membeli alat perangkat kampanye tersebut," ungkap Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (24/5/2018).

Disebutkan, ada kaus, spanduk, topi, poster, stiker, dan alat peraga lain yang sampelnya diamankan. Alat peraga itu ditemukan bersama duit Rp 409 juta di kediaman Syamsudin, seorang konsultan politik. KPK juga akan menelusuri peruntukan uang itu, apakah terkait kampanye Sjafei Kahar.

"Kita belum, saat ini kita belum sampai ke sana, apakah uang tersebut akan dimanfaatkan untuk kegiatan cawagub yang kebetulan ayahnya. Jadi nanti masih dalam proses, 2-3 hari nanti akan kita informasikan," ujar Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan dalam kesempatan yang sama.


KPK juga belum bisa memastikan keterlibatan Sjafei Kahar dalam kasus suap yang dilakukan anaknya ini. Namun KPK membuka kemungkinan itu.

"Kemungkinan bisa saja, apakah nanti akan sampai ke ayahnya, yang sekarang menjadi cawagub. Tapi untuk saat ini pemeriksaan penyidik belum sampai ke sana. Karena sudah barang tentu perlu dilakukan dulu pemanggilan, pemeriksaan alat-alat bukti lainnya, korelasinya apa, hubungan satu dengan lainnya," kata Basaria.


KPK menetapkan Bupati Buton Selatan Agus Feisal Hiayat sebagai tersangka. Feisal menerima Rp 409 juta dari sejumlah kontraktor terkait proyek-proyek di Pemkab Buton Selatan.

Uang itu diterimanya dari kontraktor PT Barokah Batauga Mandiri (BBM) Tony Kongres. Tony diduga sebagai pengepul dana dari kontraktor tersebut.
(nif/rna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed