DetikNews
Kamis 24 Mei 2018, 22:41 WIB

Soal RUU Antiterorisme, JK: Masyarakat Tahu Teror Jelas Buat Takut

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Soal RUU Antiterorisme, JK: Masyarakat Tahu Teror Jelas Buat Takut Wapres JK berceramah di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta (Noval/detikcom)
Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta masyarakat tidak khawatir dengan definisi terorisme di dalam RUU Antiterorisme. JK mengatakan masyarakat telah paham bahwa teror jelas-jelas membuat ketakutan dan keributan.

"Masyarakat bisa juga (paham), jelas-jelas (terorisme) memberikan ketakutan, membuat keributan, teror, kan jelas," ujar JK di Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (24/5/2018).


JK pun menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap anggapan yang menyebut definisi terorisme membuat penegak hukum agresif, serta dapat dipergunakan untuk menindak masyarakat yang mengkritik pemerintah.

"Konsep awal tidak ada itu, tapi saya kira masyarakat kita sudah paham. Bahwa demokrasi tidak boleh dengan cara begitu (menindak yang mengkritik pemerintah dengan UU Antiterorisme)," katanya.

Sebelumnya, Pansus RUU Antiterorisme melaporkan hasil pembahasan RUU dalam rapat kerja bersama pemerintah. Mereka melaporkan sejumlah aturan baru yang akan termaktub dalam revisi UU Nomor 15/2003.


Rapat kerja dilangsungkan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (24/5/2018). Wakil Ketua Pansus DPR Supiadin Aries Saputra membacakan norma baru di RUU Antiterorisme.

"Kami perlu sampaikan bahwa terdapat penambahan banyak substansi pengaturan dalam RUU tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme untuk menguatkan pengaturan yang telah ada dalam UU 15/2003 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU 1/2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme," ujar Supiadin.
(nvl/rna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed