DetikNews
Kamis 17 Mei 2018, 19:02 WIB

Mau Lepas Saham Anker Bir, Ini Hitung-hitungan Sandiaga

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Mau Lepas Saham Anker Bir, Ini Hitung-hitungan Sandiaga Foto: Tim Infografis, Fuad Hasim
Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan pendapatan PT Delta Djakarta Tbk. tidaklah besar. Sandiaga menyebut pendapatan sebesar Rp 48 triliun dapat didapatkan dengan mudah.

Sandiaga menjelaskan bila saham milik Pemprov DKI dijual akan mendapatkan dana Rp 1 triliun. Dana Rp 1 triliun tersebut bila didepositokan dapat menghasilkan rata-rata Rp 40 miliar.

"Let's say, konservatif, dapat Rp 1 triliun. Kita depositoin. Sekarang bunga kalau deposito berapa? Bunga yang tertinggi? 4 persen. 4 persen ya kurang lebih. Nggak ngapain-ngapain saja kita terima Rp 40 miliar per tahun. Itu finance one on one," kata Sandiaga di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (17/5/2018).


Sandiaga menuturkan ada investasi yang lebih baik dari pada melalui saham PT Delta Djakarta. Sandiaga menyebut Ancol dan Bank DKI berpotensi memberikan pendapatan asli daerah (PAD) yang sangat besar.

"Kita kan akan melakukan investasi dengan uang tersebut dan investasinya ini adalah di fasilitas masyarakat yang secara social-investment rate of return akan jauh lebih tinggi. Jadi saya yakin justru akan berlipat ganda PAD-nya. Itu nomor satu," paparnya.


Sandiaga mengatakan akan menggelar workshop bagi anggota DPRD DKI. Dia ingin anggota dewan memahami tujuannnya menjual saham di perusahaan bir tersebut.

"Untuk teman-teman nanti di DPRD, saya akan buat workshop untuk menjawab semua kekhawatiran terhadap menurunnya sumber pemasukan, khususnya PAD," jelasnya.


Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menuturkan pelepasan saham di perusahaan bir bisa memberikan keuntungan besar bagi Pemprov DKI. Perhitungan mereka, Pemprov DKI bisa mendapatkan keuntungan sekitar Rp 1 triliun.

"Kita akan mendapatkan tambahan pemasukan lebih dari Rp 1 triliun. Jadi, kalau kita mau mendapatkan Rp 1 triliun dengan mempertahankan saham di Delta, mungkin perlu 30 tahun lebih baru bisa dapat," papar Anies, Rabu (16/5).
(fdu/gbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed