Hampir Tiap Hari Ada Laporan Orang Gangguan Jiwa di Jakbar

Arief Ikhsanudin - detikNews
Jumat, 11 Mei 2018 18:23 WIB
Ilustrasi Dinsos Pemprov DKI (Pradita Utama/detikcom)
Jakarta - Suku Dinas Sosial (Sudinsos) Jakarta Barat mendapat banyak laporan adanya orang dengan masalah kejiwaan (ODMK) atau gangguan jiwa. Dinas Sosial menyebut hampir setiap hari ada laporan tersebut.

"Ada aja laporan dari masyarakat dari titik ini, titik ini. Setiap harinya ada aja (laporan ODMK)," kata Kasi Ransos Sudinsos Jakarta Barat, Sutawijaya, saat dihubungi detikcom, Jumat (11/5/2018).

Berdasarkan data Sudinsos Jakarta Barat, dari Januari sampai 10 Mei 2018, ada 99 orang psikotik/ODMK. Data terbanyak ada pada Maret 2018 dengan 31 laporan.



"Pada bulan Januari terdapat 20 orang, Februari ada 14 orang, Maret 31 orang, dan April 30 orang. Sedangkan Mei ada 4 orang," kata Sutawijaya.

Data ODMK lebih banyak daripada pengemis di Jakarta Barat. Namun masih lebih sedikit daripada gelandang.

"Data pengemis yang terjaring sebanyak 25 orang. Sedangkan untuk gelandang sebanyak 142 orang," ucap Sutawijaya.



Setelah mendapat laporan dan menjaring ODMK, Dinas Sosial akan mengirim mereka ke panti khusus. Namun, jika ada keluarga, mereka akan dirawat di rumah sakit.

"Penanganannya dibina di Panti Laras. Kalau ada keluarganya, dibawa ke RS Jiwa Grogol," ucap Sutawijaya. (aik/rvk)