DetikNews
Jumat 04 Mei 2018, 14:31 WIB

Matikan Jalur Narkoba, BNN Perkuat Wilayah Perbatasan

Denita Matondang - detikNews
Matikan Jalur Narkoba, BNN Perkuat Wilayah Perbatasan Kepala BNN Komjen Heru Winarko/Foto: Ibnu Hariyanto/detikcom
Jakarta - Badan Narkotika Nasional (BNN) mengatakan terus memperketat perbatasan untuk mencegah masuknya narkoba ke Indonesia. Salah satu caranya adalah dengan edukasi penduduk di wilayah perbatasan.

Hal ini disampaikan oleh Kepala BNN Komjen Winarko di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (4/5/2018) saat memusnahkan 2.6 Ton sabu dari hasil penangkapan BNN-Polri di Kepulauan Riau. Pemusnahan narkoba itu dipimpin oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla dan dihadiri oleh Ketua DPR Bamsoet dan Ketua DPD Oesman Sapta Odang (OSO).



"Saya minta juga dengan ketua DPD ketua DPR, panglima TNI, bagaimana desa- desa ini bersih dari narkoba. Karena dari desa digarap, posyandu diaktifkan untuk ibu- ibu supaya punya pengetahuan tentang narkoba sama. Begitu juga dengan perbatasan, kemarin saya ke Entikong (Kalimantah Barat) harus sama- sama dan juga pejabat di sana punya pemahaman sama tentang narkoba," ucap Heru.

Heru mengatakan perkuatan perbatasan ini juga dilakukan dengan kerja sama dengan kepolisian negara tetangga. Hasil Kerja sama juga telah membuahkan hasil lewat pemusnahan 2.6 Ton bersama kepolosian Cina dan Taiwan awal tahun 2018 lalu.

"Banyak kebatasan kami. bisa perbatasan laut atau darat. kayak di Kalimantan saja lebih kurang 1000 kilometer perbatasan darat. ini yang harus kita perhatikan. kita harus fokus benar. kita harus kerja sama dengan negara tetangga kita," ucap Heru.



Kerja sama negara tetangga ini juga diupayakan dengan edukasi tentang narkoba para penduduk di negara-negara tetangga. Edukasi ini berupa pemahaman yang sama tentang narkoba diantara negara yang bekerja sama.

"Dan juga perbatasan ini kita perkuat, dalam artian sama. jadi bukan hanya narkoba saja mereka juga tahu tentang apa itu paspor, apa itu karantian, dan tumbuhan yang dilarang, jadi harus kita samakan persepsinya," ucap Heru.

Heru mengatakan pihaknya juga telah melakukan upaya untuk mengurangi permintaan narkoba dari Indonesia ke luar negeri. Diantaranya dengan pencegahan hingga pemberdayaan

"Demand kita kurangi dengan rehabilitasi, sosialisasi, pencegahan, pemberdayaan, supaya bagaimana narkoba ini tidak digunakan dan dikonsumsi generasi muda kita," ujar Heru


(rvk/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed