DetikNews
Rabu 25 April 2018, 08:43 WIB

Elektabilitas Jokowi Disebut Down, Gerindra: Koalisi Bakal Beralih

Parastiti Kharisma Putri - detikNews
Elektabilitas Jokowi Disebut Down, Gerindra: Koalisi Bakal Beralih Foto: Indra Komara/detikcom
Jakarta - Partai Gerindra satu suara dengan Amien Rais yang menyebut elektabilitas Presiden Joko Widodo turun jelang Pilpres. Dengan kondisi itu bahkan diprediksi partai koalisi Jokowi akan beralih.

"Iya (sependapat dengan Amien Rais). Saya rasa partai-partai pun yang mendukung Pak Jokowi awalnya, akan mempertimbangkan tentang penurunan elektabilitas. Saya rasa besar kemungkinannya (partai pendukung akan beralih) kalau elektabilitas Pak Jokowi akan turun terus," kata Ferry kepada detikcom, Selasa (24/4/2018).



Ferry kemudian memaparkan bahwa perolehan elektabilitas Jokowi memang sudah 'going down' sejak jauh-jauh hari. Menurutnya, elektabilitas Jokowi akan terus menurun terlebih dengan dikeluarkannya Perpres tentang Tenaga Kerja Asing.

"Jadi menurut hasil survei Median, elektabilitas Pak Jokowi sekarang sudah 36 persen. Survei tersebut dilakukan sebelum harga BBM naik, premium hilang di pasaran, kasus Ibu Sukmawati, dan sebelum dikeluarkannya Perpres nomor 20 Tahun 2018 tentang Tenaga Kerja Asing. Sehingga kami berpendapat elektabilitas Pak Jokowi akan terus merosot," sebutnya.


Senada dengan Ferry, Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria menyebut Jokowi akan sulit memenangkan Pilpres 2019 dengan elektabilitasnya saat ini. Pasalnya, Riza menilai, Jokowi sebagai petahana tidak ada peningkatan secara signifikan pada elektabilitasnya selama tiga tahun menjabat.

"Tiga tahun menjabat kan harusnya ada peningkatan yang signifikan. Bahkan banyak survei menyampaikan (elektabilitas Jokowi) masih di bawah 20 (persen). Kalau petahana dengan segala kelebihan, kekuasaan, dan sebagainya itu jauh di bawah 70 (persen), di bawah 65 (persen), semakin dekat ke pemilu menurut saya berat Pak Jokowi memenangkan Pilpres," tutur Riza.

Riza pun meragukan bahwa Jokowi akan mampu mendongkrak kembali elektabilitasnya di sisa masa jabatannya. Sebab, menurutnya, program infrastruktur yang dicanangkan Jokowi dinilai tak cukup untuk mengangkat elektabilitas.

"Nah, untuk mendongkraknya saya meragukan. Karena justru waktu yang tersisa setahun ini tidak mudah mengangkat masalah-masalah ekonomi. Pertumbuhan ekonomi tidak mudah diangkat. Program yang dibuat oleh Pak Jokowi itu kan program jangka panjang," jelasnya.



"Dengan infrastruktur itu nggak bisa mengangkat (elektabilitas) dengan cepat. Infrastruktur itu punya dampak baru 10-12 tahun (kemudian)," tutup Riza.

Sebelunya Amien Rais menunjuk foto Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat mengisi ceramah di Balai Kota. Amien menyebut elektabilitas Jokowi terus turun.

"Ini (menunjuk foto Jokowi) elektabilitasnya sudah going down. Kata ahli, para survei, itu seorang incumbent, sekarang petahana, kalau di bawah 50 persen, itu untuk menang kembali seperti is impossible. Tapi kalau Ibu peduli negeri, partai Islam juga cuma leyeh-leyeh, is impossible," ujar Amien di depan para ustazah di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (24/4).



Tonton juga video tentang Amien Rais Bilang Elektabilitas Jokowi Sudah Going Down

[Gambas:Video 20detik]


(yas/nkn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed