DetikNews
Selasa 24 April 2018, 13:48 WIB

Jelang May Day, Puluhan Buruh Demo di Bareskrim

Denita Br Matondang - detikNews
Jelang May Day, Puluhan Buruh Demo di Bareskrim Massa buruh demo di depan Bareskrim Polri (Foto: Denita Br Matondang/detikcom)
Jakarta - Menjelang Hari Buruh (May Day) yang jatuh pada tanggal 1 Mei nanti, puluhan buruh demonstrasi di depan Bareskrim Polri. Buruh yang demo itu berasal dari organisasi Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI).

Pantauan detikcom, sekitar 50 orang buruh itu tiba di depan Gedung KKP, Bareskrim Polri, Jalan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Selasa (24/4/2018) pukul 12.00 WIB. Sebuah mobil komando berwarna putih ikut datang bersama massa.


Demo digelar di depan kantor BareskrimDemo digelar di depan kantor Bareskrim (Foto: Denita Br Matondang/detikcom)

Bagian atap mobil dipasang sebuah spanduk. Ada 2 orator pria di atas mobil komando. Para buruh itu tampak kompak mengenakan almamater hitam. Para buruh juga tampak membawa sebuah spanduk biru yang berisi sejumlah tuntutan mereka.

Adapun tulisan yang ada di spanduk itu adalah 'Hari Keprihatinan Buruh, Tolak revisi UU No.13 Tahun 2003 Tentang Ketenaga-kerjaan, cabut PP 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan, hapus outsourcing dan pemangangan, berikan kepastian kerja kepada seluruh buruh Indonesia, dan berikan perlindungan penuh kepada TKI/TKW'. Sejumlah polisi juga tampak berjaga di depan gedung.


Perwakilan massa sempat menemui pihak BareskrimPerwakilan massa sempat menemui pihak Bareskrim (Foto: Denita Br Matondang/detikcom)

Sebanyak 10 orang perwakilan buruh sempat menemui perwakilan Bareskrim Polri di lantai 2. Sembari menunggu hasil pertemuan, para buruh tampak melaksanakan salat uzur, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan berorasi.

Massa buruh meminta Bareskrim menaruh perhatian lebih pada kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Mereka menyoroti banyaknya calo yang mengirimkan buruh migran tanpa tanggung jawab.


"Kami menyampaikan berkaitan buruh migran di luar negeri, khususnya yang ada di Malaysia. Sejauh mana Satgas Penanganan Human Trafficking Bareskrim dapat lakukan penanganan hukum untuk menyelesaikan kasus yang ada di Malaysia. Terutama banyaknya oknum calo yang bertebaran di Indonesia," kata Presiden PPMI, Daeng Wahidin.
(jbr/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed