DetikNews
Minggu 22 April 2018, 15:58 WIB

Cerita Korban Kebakaran Tambora yang tinggal Pakaian di Badan

Denita Matondang - detikNews
Cerita Korban Kebakaran Tambora yang tinggal Pakaian di Badan Foto: Denita/detikcom
Jakarta - Sejumlah warga yang menjadi korban kebakaran di Tambora, Jakarta Barat tak sempat menyelamatkan harta dan benda saat si jago merah menghabisi rumah mereka. Salah seorang korban, Unikah (41) kini hanya memiliki pakaian di badan.

"Nggak ada yang bisa diselamatkan, cuma yang di badan ini doang. Anak-anak dan suami saya juga, " kata Unikah kepada detikcom di lokasi kebakaran, di Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat, Minggu (22/4/2018).


Ibu 5 anak tersebut terpaksa harus mengungsi bersama suaminya. Warga kebakaran lainnya juga bernasib sama seperti Unikah yang semua harta bendanya dilalap si jago merah.

Saat kejadian Unikah tengah mengantar kedua anaknya untuk mengaji di Masjid Jami Nurul Islam yang tidak jauh dari rumahnya. Namun, belum sampai di Masjid, Unikah pun mendengar suara warga teriak kebakaran. Unikah mengatakan api langsung membesar dan membakar rumahnya dan rumah warga lainnya.

"Saya lagi ngantar anak yang umur 13 tahun dan 5 tahun ke Masjid, di jalan saya dengar suara orang teriak ada kebakaran. Saya langsung ke rumah dan ternyata sudah habis kebakar. Alhamdulilah rumah waktu itu kosong. Anak masih di sekolah dan suami masih kerja," ucap Unikah.


Hal senada disampaikan Reni (35), ia juga terpaksa mengungsi bersama 10 anggota keluarganya akibat api membakar habis rumahnya. Reni mengatakan saat itu dirinya tengah bersiap menyantap makan malam sambil menunggu anggota keluarganya pulang ke rumah.

"Saya dengar ada suara ledakan dan saya keluar api tiba-tiba besar. Panik saya ikut ambil air untuk matikan, " ucapnya.


Baik Unikah ataupun Reni belum memiliki rencana ke depan. Ia berharap ada bantuan pemerintah yang bisa meringankan beban hidupnya.

"Belum tahu mau bagaimana. Semoga ada bantuan dari pemerintah atau siapa saja. Membantu sedikit akan terasa," ucap Reni.

Pantauan detikcom, ada beberapa warga yang juga masih menangisi nasib buruk yang menimpa. Ada juga diantara mereka yang tampak memiliki mata sembab habis mengucurkan air mata.
(nvl/nvl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed