DetikNews
Senin 16 April 2018, 13:30 WIB

Menhub: Jalur Mudik Cipali dan Merak Jadi Perhatian Khusus

Ray Jordan - detikNews
Menhub: Jalur Mudik Cipali dan Merak Jadi Perhatian Khusus Menhub Budi Karya/Foto: Opik/detikcom
Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan dirinya sudah melakukan rapat koordinasi dengan p[ara pemangku kepentingan. Dikatakan Budi, arus mudik Lebaran 2018 yang melewati jalur Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) dan Tol Merak jadi perhatian khusus.

"Persiapan Lebaran, saya kemarin sudah rapat, seluruh stakesholder sudah saya kumpulin, satu yang kita koordinasikan adalah keterlibatan masing-masing pihak, dari PU, polisi, kesehatan, Depnaker, kita ajak diskusi semuanya. Dari mudik itu sendiri memang yang paling akan harus mendapat perhatian khusus itukan darat. Dan darat itu justru juga daerah Cipali sama ke Merak," kata Budi Karya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (16/4/2018).



Maka dari itu, kata Budi dia meminta agar Polri menjadi komando dan membangun posko-posko Operasi Arus Mudik Lebaran 2018 ini. Dia juga meminta TNI terlibat dalam operasi mudik tersebut.

"Saya juga minta dari TNI saya minta mereka juga turut serta di pos-pos itu. Dan kita juga mengisi pos-pos itu dengan fungsi-fungsi yang lain seperti, PU sendiri, kesehatan, pertamina dan sebagainya. Itu sama dengan tahun-tahun lalu," katanya.

Budi juga mengatakan, perhatian khusus jalur Tol Cipali itu dilakukan hingga di Surabaya. Sebab di sana ada beberapa daerah yang fungsional, yang bisa digunakan sebagai jalur mudik.

"Mesti lihat kondisinya seberapa baik, apakah bisa jalan malam, apakah siang saja. Berapa kecepatan, seperti yang waktu itu dilakukan. Kedua, yang kita jadi perhatian itu adalah rest area. Rest area yang difungsikan untuk pariwisata dan rest area yang sifatnya tambahan atau temporer untuk menampung orang itu," katanya.



Budi menambahkan, pihaknya juga menaruh perhatin besar terhadap program mudik gratis yang disinyalir bisa menekan angka kemacetan. Dikatakan Budi, program mudik gratis dari pemerintah sendiri sudah mencakup darat dan laut.

"Mudik gratis cukup banyak. Sudah kita jalani ada juga mudik motor, sampai juga ada yang menggunakan laut. Nah ini kereta api itu sudah habis, jadi kita akan kejar yang bus dan kapal," katanya.



Budi juga meminta kepada pihak BUMN ataupun swasta untuk meningkatkan program mudik gratis bagi karyawannya. Sebab, Budi mengatakan program mudik gratis sangat bermanfaat dan menekan angka kemacetan.

"Kita minta stakesholder yang lain, BUMN, swasta kalau bisa memudikkan sendiri karyawan-karyawannya, supaya bisa lebih terbagi," katanya.

Budi juga menyoroti soal kepastian tanggal libur Lebaran 2018 yang kemungkinan akan ditambah di awal atau di akhir lebaran. Budi mengatakan, hal itu akan segera dibahas dan diputuskan oleh Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Menteri Ketenagakerjaan dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

"Masalah kemarin saya sudah apresiasi sekali, Depnaker sudah kirim surat ke perusahaan-perusahaan, hadiah lebaran itu paling lambat satu minggu sebelum lebaran. Yang kedua, hari ini, mereka akan rapat soal tambahan libur, Menpan, Depnaker sama Diknas. Akan rapat, libur itu akan ditambah lebih awal atau di belakan," katanya.
(jor/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed