DetikNews
Jumat 13 April 2018, 18:56 WIB

Jokowi dan Prabowo Capres Terkuat, Ketum PAN: Siapa Bilang

Erwin Dariyanto - detikNews
Jokowi dan Prabowo Capres Terkuat, Ketum PAN: Siapa Bilang Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkfli Hasan (Rachman Haryanto/detikcom)
Jakarta - Partai Amanat Nasional (PAN) hingga kini belum menentukan arah koalisi menuju pemilihan presiden dan wakil presiden 2019. PAN belum memilih bergabung dengan pendukung Joko Widodo (Jokowi) atau Prabowo Subianto.

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan optimistis masih bisa membentuk poros ketiga yang mendukung koalisi selain Jokowi atau Prabowo. Meski, dalam sigi sejumlah lembaga survei, hanya ada dua nama, yakni Jokowi dan Prabowo, yang teratas dalam hal elektabilitas.



Elektabilitas Jokowi dan Prabowo selalu berada di atas dua digit dan menjadi yang terkuat. "Siapa bilang hanya dua nama (terkuat)," kata Zulkifli saat Blak-blakan dengan detikcom yang tayang pada Jumat, 13 April 2018.

Dia kemudian menyebut nama Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono, yang maju dalam kontestasi Pilkada DKI 2017. Anies, yang pada awal kemunculannya di Pilkada DKI diragukan karena elektabilitas kecil, berhasil mengalahkan petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat.



Atas dasar pengalaman itulah Zulkifli akan membawa PAN membentuk poros ketiga yang disebutnya 'Koalisi Nasional'. Koalisi itu, kata dia, dibentuk untuk mengembalikan kedaulatan, mengutamakan Merah-Putih, serta koalisi yang adu konsep dan adu gagasan.

Zulkifli yakin bisa menggandeng partai lain untuk membentuk koalisi. Meskipun saat ini hanya tersisa Partai Demokrat, PKS, dan PKB, yang belum menentukan arah koalisi. Partai NasDem, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Golkar, PPP, Hanura, Perindo, PKPI, dan PDIP berkoalisi mendukung Jokowi.



Gerindra sudah memberikan mandat kepada ketua umumnya, Prabowo Subianto, sebagai calon presiden 2019. Menurut Zulkifli, meski partai-partai itu sudah menyatakan bergabung dengan salah satu koalisi, surat resmi dukungan untuk mengusung itu belum ditandatangani.

Jalan bagi terbentuknya koalisi selain pendukung Jokowi atau Prabowo masih terbuka. "Sekarang masih terbuka," kata Zulkifli.

Lalu, siapa sosok calon presiden yang akan diusung koalisi ini?

PAN, kata Zulkifli, tahun lalu memberikan mandat kepadanya sebagai ketua umum menjadi calon presiden. Namun tentu ini akan melihat dinamika politik ke depan. Karena itu, sosok yang akan dicapreskan oleh PAN dan koalisinya akan ditentukan nanti menjelang pendaftaran capres dan cawapres 2019. "Nantilah itu," kata dia.
(erd/jat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed