DetikNews
Rabu 11 April 2018, 22:16 WIB

Lalai Sang Model Berujung Amputasi Kaki Driver Ojol

Herianto Batubara - detikNews
Lalai Sang Model Berujung Amputasi Kaki Driver Ojol Muhammad Nur Irfani, driver ojol yang ditabrak model Tiara Ayu Fauzyah (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta - Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Peribahasa tersebut rasanya pas menggambarkan nasib driver ojek online (ojol) bernama Irfan. Dia ditabrak saat mencari nafkah. Nahas, kaki kirinya kini diamputasi.

Peristiwa kecelakaan maut ini terjadi pada Senin (9/4) sekitar pukul 23.30 WIB. Motor matik Muhammad Nur Irfani bernopol B-6373-PYG ditabrak mobil BMW bernopol B-789-SSN. Lokasinya di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat, dekat perempatan Harmoni.

Keesokan paginya video kecelakaan Irvan viral di media sosial. Dari situ baru diketahui bahwa dia seorang driver ojol dan luka yang dialaminya cukup parah, terutama di bagian kaki. Ada isu, pengemudi BMW ini sedang dalam pengaruh minuman keras atau narkoba.

Di video yang viral tersebut, tampak pengemudi BMW itu merupakan seorang wanita. Dia terlihat marah-marah. Ada polisi yang mengawal. Warga juga berkerumun di lokasi, termasuk driver ojol lainnya. Ada suara-suara umpatan yang ditujukan kepada wanita tersebut.

Penampakan Mobil BMW yang dikemudikan Tiara Ayu FauzyahPenampakan mobil BMW yang dikemudikan Tiara Ayu Fauzyah (Foto: dok. Iswahyudi)

Dimintai konfirmasi, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto menyebut pengemudi BMW ini bernama Tiara Ayu Fauzyah. Dia menyebut dalam kasus ini Tiara-lah yang kurang berhati-hati sehingga terjadi kecelakaan.


"Diduga kurang hati-hati akhirnya bumper depan (mobil Tiara) menabrak bodi samping kiri kendaraan sepeda motor," ujar Budiyanto, Selasa (10/4). Tiara kemudian diamankan, sementara Irfan dilarikan ke RS Tarakan.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra juga ikut angkat bicara. Dia membenarkan Tiara sempat marah-marah setelah menabrak, bahkan hendak melarikan diri karena tahu korbannya terluka parah.

"Karena panik, dia mau melarikan diri," kata Kombes Halim saat dihubungi, Rabu (11/4). Namun niat Tiara itu dihalangi warga dan polisi. Dia akhirnya diamankan ke Pospol Monas Timur sebelum akhirnya dibawa ke kantor Ditlantas Polda Metro Jaya di Pancoran, Jakarta Selatan, untuk diperiksa.

Kombes Halim menyatakan, selain diperiksa, Tiara juga dites urine, namun hasilnya belum keluar. Tes urine dilakukan untuk mengetahui apakah dia sedang dalam pengaruh narkoba atau minuman keras saat kejadian tersebut.

Lanjut Kombes Halim, Tiara sudah ditetapkan sebagai tersangka karena mengakibatkan korban mengalami luka berat. Tiara dijerat Pasal 310 ayat 3 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, dengan ancaman pidana penjara 5 tahun dan/atau denda Rp 10 juta.

Tiara Ayu Fauziah, model yang menabrak driver ojol.Tiara Ayu Fauzyah, model yang menabrak driver ojol. (Foto: dok. Googleplus)

Meski demikian, Tiara tidak ditahan. Kombes Halim menyatakan Tiara kooperatif saat diperiksa dan bisa meyakinkan tidak akan melarikan diri selama proses penyidikan. Tiara hanya dikenai wajib lapor.

"Wajib lapornya Senin-Kamis," jelas Kombes Halim, yang segera dilantik jadi Direktur Regident Korlantas Polri.

Lantas, bagaimana nasib Irfan?

Kondisi Irfan ternyata lebih buruk. Dia terancam tidak bisa lagi menjadi driver ojol karena kaki kirinya terpaksa diamputasi di bawah lutut. Seusai operasi, dia masih dirawat intensif di ruang ICU RS Tarakan.


Istri dan anak Irfan yang berusia 9 tahun sudah datang mendampingi di rumah sakit. Selama Irfan mencari nafkah di Jakarta, istri dan anaknya tinggal di Garut, Jawa Barat. Keduanya shock melihat tulang punggung keluarga itu terbaring tak berdaya, apalagi kaki kirinya diamputasi.

"Yang kasihan sih anaknya setelah mendengar bapaknya kecelakaan. Dia berangkat ke sini nggak berhenti nangis. Sampai tiba di sini masih nangis," ucap rekan Irfan, Arief Syarifudin, di RS Tarakan, Rabu (11/4).

Keberadaan Tiara sendiri hingga saat ini belum diketahui. detikcom sudah mendatangi alamat yang tertera di KTP-nya. Di rumah yang berlokasi di gang sempit ini hanya ada neneknya bernama Warsiti, yang justru kaget mendengar kabar itu. Selain itu, detikcom mendatangi alamat Tiara yang tertera di sebuah situs, namun penjaga kos mewah di alamat tersebut memastikan tak ada penghuni bernama Tiara.

Kediaman nenek Tiara, sopir BMW yang tabrak driver ojolKediaman nenek Tiara, pengemudi BMW yang menabrak driver ojol. (Ibnu Hariyanto/detikcom)

Meski demikian, menurut Arief, keluarga Tiara, yakni ibu, tante, om, dan sepupunya, sudah datang ke RS Tarakan untuk menjenguk dan menemui keluarga Irfan. Namun, kata dia, hanya dirinya yang akhirnya menemui karena keluarga Irfan belum bersedia karena masih shock.


Arief berkata, saat itu keluarga Tiara mengaku siap bertanggung jawab atas seluruh biaya perawatan Irfan di rumah sakit dan dampak lain yang ditimbulkan atas kasus ini.

Dimintai konfirmasi soal ini, Kombes Halim Pagarra membenarkan keluarga Tiara sudah berupaya menemui keluarga Irfan. Pihak Tiara ingin kasus tersebut diselesaikan secara kekeluargaan.

Menurut Halim, Tiara juga menyatakan siap bertanggung jawab atas biaya perawatan Irfan dan dampak lainnya. Dia menegaskan upaya damai tersebut tidak akan menghentikan proses penyidikan, tapi bisa menjadi hal yang meringankan.

Sosok Tiara hingga saat ini masih ramai dibahas di media sosial. Banyak yang menyebut pekerjaannya sebagai model. Dari profilnya di situs Model Jakarta, dia mempunyai tinggi badan 160 cm. Di situ juga tertulis dia sehari-hari bekerja dan kuliah.

Tiara juga disebut merupakan SPG di salah satu dealer mobil. Saat dimintai konfirmasi apakah Tiara merupakan seorang model, polisi tidak menjawab tegas dengan menyatakan pekerjaan Tiara swasta.





(hri/rna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed