Sering Dipatuk, Amar Tetap Melihara King Kobra Panjang 4 Meter

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Rabu, 11 Apr 2018 13:06 WIB
Foto: Chaidir Anwar Tanjung/detikcom
Pekanbaru - Jari jempol Muamar Syahida (Amar), mahasiswa Unilak Pekanbaru sering dipatuk berulang-ulang oleh King Kobra. Meski begitu, Amar tidak pernah kapok.

Ternyata bukan kali ini mahasiswa Fakultas Kehutanan Unilak itu punya King Kobra. Sebelumnya dia juga sudah pernah memelihara King Kobra. Hanya saja ukurannya lebih kecil dibanding yang sekarang panjangnya 4 meter. Amar bercerita, sewaktu masih SMA dia juga punya King Kobra yang panjangnya satu meter. Ular yang dia milikinya kala itu sering menyerang sendiri.


"Jempol tangan kiri saya digigit King Kobra. Saat itu saya biarkan dia menggigit berkali-kali. Setelah bisanya habis ular itu melepaskan gigitannya," kata Amar dalam perbincangan dengan detikcom, Rabu (11/4/2018).

Usai digigit, dalam hitungan detik jempolnya membiru. Lantas Amar mengambil karet untuk mengikat di bagian bawah jempolnya. Itu dilakukan agar bisa ular tersebut tidak menjalar.

"Setelah diikat, saya langsung menghisap bekas gigitan ular untuk mengeluarkan bisanya. Darah banyak keluar. Berulang kali saya menghisap bekas gigitan ular itu," kata Amar.


Walau sudah dihisap, kondisi jempol kirinya tetap bengkak. Tapi dia yakin, bisa ular tersebut belum sampai menjalar ke mana-mana.

"Setelah itu saya lepas ikatan, dan jempol tetap bengkak. Lama-kelamaan, bekas gigitan ular itu sembuh sendiri," kata Amar.

Amar mungkin saat itu lagi beruntung. Kini dia memiliki King Kobra yang lumayan besar ukurannya. Amar tak kapok atas peristiwa yang pernah dia alami.

"Saya tetap akan melihara king kobra ini untuk edukasi. Saya tahu bisanya bisa mematikan. Tapi saya tetap berhati-hati, karena king kobra ini bukan untuk atraksi," kata Amar.

[Gambas:Video 20detik]

(cha/tfq)