DetikNews
Selasa 10 April 2018, 14:50 WIB

Viral Video Kuda Dipukuli dan Disiksa di Tempat Wisata

Aditya Mardiastuti - detikNews
Viral Video Kuda Dipukuli dan Disiksa di Tempat Wisata Video kuda disiksa dan dipukuli (Foto: Instagram Pevita Pearce)
Jakarta - Sebuah video yang menunjukkan kuda dipukuli dan disiksa di salah satu tempat wisata di Cisarua, Jawa Barat, ramai diperbincangkan di media sosial. Kuda itu lari saat dipukuli.

Video tersebut diunggah oleh artis Pevita Pearce di akun Instagram-nya (@pevpearce). Dia menyayangkan cara melatih kuda dengan kekerasan.

"Kudanya diikat, dipukulin dari badan, leher, wajah!!! Is this how you treat your horses??? This is not right!!! @theranchcisarua Kudanya tadi sampai kesakitan dan udah nggak mau lari tapi terus dipukulin!" tulis Pevita dalam akun Instagram-nya, seperti dilihat pada Selasa (10/4/2018).


Kelompok penyayang binatang, Jakarta Animal Aid Network (JAAN), juga menyayangkan hal tersebut. JAAN melihat hal itu sebagai penyiksaan terhadap binatang.

"Ini benar penyiksaan. Sebenarnya kalau kuda tidak perlu menggunakan kekerasan dalam pelatihan, karena kuda sangat, sangat, sangat sensitif, jadi dia bisa membaca kita," kata Koordinator untuk Rehabilitasi Satwa JAAN Femke Den Haas.

Femke menyayangkan video yang diunggah tersebut. Menurutnya, kuda bisa dilatih menggunakan bahasa tubuh (body language) tanpa cara-cara kekerasan.

"Jadi kuda bisa dilatih dengan body language, dengan tangan, gerakan badan kita. Kuda akan mengerti dan untuk di Indonesia sudah ada beberapa tempat mengerti cara melatih kuda," terangnya.
Viral Video Kuda Dipukuli dan Disiksa di Tempat WisataKomentar Pevita soal pemukulan dan penyiksaan kuda di tempat wisata (Foto: Instagram Pevita Pearce)

Femke menambahkan selama ini orang salah kaprah ketika melatih kuda. Meski kuda adalah satwa yang berukuran lebih besar, cara kekerasan untuk menunjukkan superioritas pelatih adalah salah.

"Tidak pernah kita sentuh, tidak menggunakan suara kencang, body language saja kuda akan mengerti kita. Karena secara umum orang pikir ini satwa besar kita harus dominan, bosnya, dengan kekerasan, dan kapan-kapan kuda ini akan mengamuk," jelasnya.

Dia menjelaskan kuda dalam video tersebut terlihat stres. Femke mengingatkan emosi kuda juga bisa meledak ketika hilang kesabaran.

"Ini yang terjadi di Cisarua, kudanya stres, badannya kaku seperti melawan pelatihan ini tapi dipaksa dengan cara pukul. Lama-lama seperti bom yang akan meledak karena kuda makin lama tidak kooperatif dan akan melawan terus ke pelatih," papar Femke.
(ams/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed