Kandidat Capres PKS Bantah Persaingan Panas di Internal Partai

Tsarina Maharani - detikNews
Selasa, 10 Apr 2018 11:57 WIB
Al Muzzammil Yusuf (Tsarina Maharani/detikcom)
Jakarta - Kontestasi 9 kandidat capres/cawapres PKS disebut berlangsung panas di internal partai. Ketua DPP PKS Al Muzzamil Yusuf, yang masuk daftar tersebut, menampik ada upaya saling sikut demi menarik perhatian Dewan Majelis Syuro PKS.

"Baik-baik aja tuh. Senyum-senyum aja, nggak ada masalah," kata Muzzamil di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (9/4/2018).

Menurutnya, persaingan di antara 9 nama ini dilakukan secara sportif. Tiap kandidat menghormati cara sosialisasi yang dilakukan calon lain.


"Persaingan positif. Itu bagus. Kalau nggak ada persaingan malah nggak bagus," ujar anggota DPR yang duduk di Komisi II itu.

"Persaingan positif yang saling menghormati, karena kita menghormati institusi tertinggi, yaitu Majelis Syuro PKS," imbuh Muzzamil.

Muzzamil bahkan melontarkan pujian terhadap gerakan beberapa kandidat yang mulai muncul di permukaan. Salah satu yang viral ialah gerakan #2019GantiPresiden milik Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera.

"Gerakan Pak Mardani bagus, gerakan Pak Anis (Anis Matta) bagus. Nggak ada masalah. PKS itu keputusan tertingginya di Majelis Syuro. Kita disuruh berlomba secara sportif dan elegan," ujar Muzzamil.

"Kalau saya sudah keliling ya," tambahnya.

Soal panasnya persaingan 9 kandidat capres/cawapres PKS ini diungkapkan oleh anggota DPR dari PKS, Mahfudz Siddiq. Meski terlihat adem di luar, kesembilan kandidat ini disebut berupaya keras menyingkirkan satu sama lain.


Beberapa nama bergerilya dalam diam. Namun ada juga beberapa tokoh lain yang berani keluar dari tradisi politik silent ala PKS.

Selain nama Muzzamil, 8 nama kandidat capres/cawapres PKS itu antara lain Presiden PKS Sohibul Iman dan eks Presiden PKS Anis Matta.

Kemudian ada pula nama Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (Aher), Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri, Tifatul Sembiring, dan Mardani Ali Sera. Kesembilan nama itu merupakan hasil pertimbangan Dewan Majelis Syuro PKS.

Disebutkan, kesembilan kandidat itu akan diputuskan oleh Majelis Syuro PKS pada akhir April ini. Majelis Syuro PKS akan memutuskan satu nama setelah ada mitra koalisi yang pasti di Pilpres 2019.

"Insyaallah akan segera mengerucut pada akhir April ini pada satu nama setelah kita ada mitra koalisi," tandas Muzzamil. (tsa/elz)