4 Pelaku Perampokan Disertai Pembunuhan di Riau Ditangkap

4 Pelaku Perampokan Disertai Pembunuhan di Riau Ditangkap

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Selasa, 27 Mar 2018 15:58 WIB
4 Pelaku Perampokan Disertai Pembunuhan di Riau Ditangkap
Ilustrasi (dok.detikcom)
Pekanbaru - Polres Rokan Hilir (Rohil) di Riau mengungkap kasus penemuan mayat dalam parit atas nama Firmansyah (28). Diketahui korban dibunuh dan dirampok truknya oleh 4 orang pelaku.

Kapolres Rohil, Sigit Adiwuryanto mengungkapkan hal itu kepada wartawan, Selasa (27/3/2018). Sigit menjelaskan, dalam kasus ini pihaknya sudah mengamankan 4 orang tersangka dalam kasus pembunuhan disertai perampokan truk. Dari empat palaku mereka punya peran yang berbeda. Ke empat pelaku adalah, Dedi Sukamto, Edrizon, Parulian Pohan dan Arifin Ritonga.

"Awalnya tim menangkap Dedi di rumahnya di Kec Mandau, Kab Bengkalis akhir pekan kemarin," kata Sigit.

Dari panangkapan satu tersangka ini, pihak kepolisian kembali mengembangkan tiga pelaku lainnya. Dari Dedi diketahui kalau dua tekannya Parulian Pohan (42) dan Arifin Ritonga ditangkap di Rantau Prapat, Sumatera Utara. Pengembangan selanjutnya, satu pelaku lagi Edrizon ditangkap di Sumatera Barat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mereka saat ini masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," kata Sigit.

Kasus ini bermula ditemukannya mayat tanpa identitas pada Minggu (4/3/2018) di Jl Lintas Kubu Kec Bangko Pusako, Kab Rohil. Mayat tanpa identitas ditemukan di kubangan parit bekas galian alat berat.

"Kondisi korban saat itu diikat dengan tali dan dikasi pemberat agar tidak terapung. Dari penemuan itu dilakukan visum di Puskesmas setempat," kata Sigit.

Hasilnya, kondisi mayat diduga korban pembunuhan. Di tubuh korban ditemukan lebam di sekujur tubuh, kantong kemaluan tidak utuh, mayat berjenis kelamin laki-laki.

"Dari sana kita melakukan penelusuran untuk mengetahui identitas korban. Akhirnya diketahui korban atas nama Firmansyah sopir truk warga Dumai," kata Sigit.

Dari keterangan istri korban, Isel Shafrianti bahwa dia pada 28 Februari 2018 membuat laporan kehilangan suaminya ke Polsek Bukit Kapur Polres Dumai.

"Kita melakukan penyelidikan kembali mencari tahu dua hari sebelum korban dinyatakan hilang," kata Sigit.

Diketahui sebelum hilang, korban pernah meminjam HP rekannya untuk menghubungi nomor HP milik para pelaku. Dari sana tim melacak keberadaan para pelaku yang akhirnya bisa diungkap.

"Motif pembunuhan ini adalah, untuk menguasai truk yang dibawa korban. Mereka perannya beda-beda, satu di antaranya teman korban, satu eksekutor pembunuhan dan dua lagi penadah truk," kata Sigit. (cha/asp)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads