DetikNews
Rabu 21 Maret 2018, 09:39 WIB

Sandiaga Ajak Warga Sekitar Rumahnya Gunakan PAM

Mochamad Zhacky - detikNews
Sandiaga Ajak Warga Sekitar Rumahnya Gunakan PAM Foto: Wagub DKI Jakarta Sandiaga Uno mengajak warga sekitar rumahnya tidak lagi menggunakan air tanah dan beralih ke air PAM. Mochammad Zhacky/detikcom
Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengajak warga sekitar rumahnya tidak lagi menggunakan air tanah dan beralih ke air PAM. Warga yang menggunakan air tanah akan dibebankan pajak tinggi.

Ajakan itu disampaikan Sandiaga saat menggelar acara sosialisasi penggunaan air PAM di kediamannya di Jalan Pulombangkeng, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (21/3/2018). Acara dibuka oleh Sandi sekitar pukul 08.10 WIB.

 Sandiaga mengaku rumahnya baru menggunakan air PAM. Sandiaga mengaku rumahnya baru menggunakan air PAM. Foto: Mochammad Zhacky/detikcom


Dalam acara sosialisasi ini hadir pula Direktur Utama PD PAM Jaya Erlan Hidayat. Tetangga Sandiaga yang merupakan Politikus Partai Gerindra Aryo Djojo Hadikusumo juga hadir. "Mari berhenti pakai air tanah. Kalau masih ada yang ambil air tanah, dipajakin habis-habisan," kata Sandi.



Sandiaga mengaku rumahnya baru menggunakan air PAM. Sebelumnya, rumahnya masih menggunakan air tanah.

Wagub usungan Partai Gerindra dan PKS itu menyebut tetangganya masih banyak yang belum beralih ke air PAM. Padahal, kawasan rumah Sandi merupakan daerah yang dikenal elite.

"Ini salah satu daerah yang mapan, tapi masih kejadian seperti itu (menggunakan air tanah). Pas kemarin Pak Gubernur (Anies Baswedan) melakukan kegiatan (inspeksi), kita akhirnya bilang kalau perkantoran sudah mulai, yang dirumah juga harus (pakai air PAM)," papar Sandiaga.

[Gambas:Video 20detik]


Pemprov DKI mulai menggiat sosialisasi penggunaan air PAM. Gubernur DKI Anies Baswedan sempat melakukan inspeksi penggunaan air tanah ke gedung-gedung yang ada di kawasan Sudirman-Thamrin pada Senin (12/3).


Anies juga melakukan sidak ke Hotel Sari Pan Pacific. Mantan Mendikbud itu menyebut surat izin pengambilan air (SIPA) hotel tersebut sudah habis sejak tanggal 2013.


"Di sini SIPA itu terakhir tahun 2013 sudah tidak berlaku lagi. Sudah kedaluarsa. Dan peletakkan alat-alatnya, alat ukur dan lain-lain tidak sesuai dengan ketentuan," kata Anies usai melakukan sidak di Hotel Sari Pan Pacific, Jalan MH Thamrin, Senin (12/3).


(zak/aan)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed