DetikNews
Selasa 20 Maret 2018, 12:29 WIB

Jenazah Zaini Tak Dipulangkan, DPR: Protes ke Saudi!

Niken Widya Yunita - detikNews
Jenazah Zaini Tak Dipulangkan, DPR: Protes ke Saudi! Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan (Foto: istimewa)
Jakarta - Jenazah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Muhammad Zaini Misrin Arsyad yang dihukum mati di Arab Saudi, tak bisa di bawa pulang ke Indonesia. Padahal, TKI yang sebelumnya dihukum mati di Arab Saudi, dapat dipulangkan.

Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan mendengar kabar tersebut dari keluarga. Dia meminta pemerintah melayangkan protes ke pemerintah Arab Saudi.

"Tentu ini menjadi tidak adil bagi keluarga Zaini. Di tengah keluarga sedang berduka, keluarga tidak bisa bertemu untuk terakhir kalinya. Pemerintah Indonesia harus melayangkan surat protes kepada Arab Saudi!" tegas Taufik di Jakarta, Selasa (20/3/2018).



Taufik juga menegaskan, hukuman mati kepada TKI tak boleh terulang. Pemerintah Indonesia dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) harus bersikap pro aktif jika ada TKI yang mengalami permasalahan di negara penempatan TKI.

"Hukuman pancung yang menimpa TKI kita di Arab Saudi, saudara Zaini, tak boleh terulang kemudian hari. Pemerintah dan KBRI, harus pro aktif dalam melakukan mediasi kepada negara dimana TKI ditempatkan. Negara harus hadir dalam melindungi setiap Warga Negara Indonesia (WNI) di seluruh dunia," tegas Taufik.



Taufik juga menyesalkan, tidak adanya pendampingan dari pemerintah kepada Zaini saat menjalani proses persidangan. Bahkan kabarnya, selama menjalani proses hukum Zaini tidak didampingi kuasa hukum bahkan dari pemerintah. Selain itu, Zaini juga tidak mendapatkan penerjemah yang netral dan imparsial.

"Ini tentu sangat disesalkan. Seharusnya negara hadir dalam membantu warganya yang tertimpa masalah di negara orang. Apalagi, keluarga juga tidak mendapat kabar mengenai eksekusi hukuman itu. Tentu ini semakin disesalkan. Kejadian ini tak boleh terulang lagi. Peran diplomasi perwakilan negara di negara sahabat harus ditingkatkan," kata Taufik.


Sebelumnya, anak pertama almarhum, Saiful Toriq mengaku tidak mendapat kabar dari pemerintah, jika ayahnya akan dieksekusi pancung. Saiful mengaku mendapat kabar jelas setelah keluarga didatangi rombongan dari Kemlu, BNP2TKI dan Badan Perlindungan WNI Senin (19/3/2018) pagi.

Saiful dan keluarga juga mendapat kabar kabar bahwa jenazah Zaini akan dikebumikan di Arab Saudi, sehingga tidak bisa dibawa pulang ke kampung halamannya di Bangkalan, Madura, Jawa Timur.


(nwy/ega)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed