Sandi: Penataan Tanah Abang Tunggu Survei, Kita Tak Mau Terburu-buru

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Jumat, 09 Mar 2018 12:23 WIB
Beberapa kebijakan penataan di Jalan Jatibaru Tanah Abang: PKL, TransJakarta Tanah Abang Explorer, pembatasan jam operasi angkot (Foto: Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyebut penataan kawasan Tanah Abang pada tahap pertama dilakukan secara terburu-buru dan kurang sosialisasi. Dia mengatakan penataan ke depan akan didasarkan pada rekomendasi hasil survei.

"Nanti setelah kita terima masukan (dari survei) kita ingin tidak terburu-buru. Belajar dari tahap pertama tidak terburu-buru," kata Sandiaga di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jumat (9/3/2018).


Dia mengatakan penataan Tanah Abang dilakukan karena banyaknya tekanan dari media massa dan netizen. Dia juga mengakui penataan tersebut kurang koordinasi dengan kepolisian dan pihak terkait lainnya.

"Kita didorong-dorong sama kalian kan, didorong-dorong sama netizen. Akhirnya buru-buru kita belum tersosialisasi yang cukup. Akhirnya belum sempat komunikasi dengan Pak Halim, belum komunikasi dengan instansi terkait dengan koalisi pejalan kaki. Ini yang kita nanti akan ngomong dulu," tuturnya.


Sandiaga menjamin surveinya akan berbasis metodologi ilmiah. Dia menuturkan data yang didapat akan lebih baik dari sebelumnya.

"Ini akan dilakukan dengan survei perilaku. Ini dilakukan dengan tingkat kepuasan daripada masyarakat," sebutnya. (fdu/jbr)