"Pengerahan personel di kedua kota itu, diatur berdasarkan rencana Operasi Liong Kapuas 2018 dengan porsi backup Polda Kalbar untuk dua wilayah prioritas, yakni Kota Singkawang dan Kota Pontianak," kata Didi lewat keterangan tertulisnya, Jumat (2/3/2018).
Kapolda Kalbar Irjen Didi saat meninjau acara perayaan Cap Go Meh (Foto: dok. Polda Kalbar) |
Personel gabungan itu terdiri atas personel Polri, TNI, dan Satpol PP. Kendaraan taktis Brimob dan Sabhara serta mobil Deteksi Pengamanan objek vital (Pam-Obvit) juga dikerahkan.
"Pengamanan CGM (Cap Go Meh) juga diperkuat oleh Polisi Wanita (Polwan). Mereka juga ambil bagian pada tarian Nusantara dan upacara pembukaan dan sebagai pengawal terdepan yang mengiringi pawai tatung. Selain itu, ada kelompok Polwan lainnya bertugas menjadi among tamu VVIP," ujar Didi.
Baca juga: Meriahnya Perayaan Cap Go Meh di Kudus |
Perayaan Cap Go Meh di Kota Singkawang dimeriahkan upacara pembukaan, tarian Nusantara, dan pelepasan pawai tatung yang diikuti 700 lebih peserta. Acara ini juga dihadiri Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Menpora Imam Nahrawi serta lebih dari 30 tamu negara perwakilan.
Menpora dan Menag mengikuti perayaan (Foto: dok. Polda Kalbar) |
Sedangkan perayaan Cap Go Meh di Kota Pontianak dimeriahkan dengan pawai Naga Bersinar, yang dipusatkan di Jalan Diponegoro, Pontianak.
Didi mengatakan lancarnya perayaan Cap Go Meh tak terlepas dari kesiapan aparat dan dukungan berbagai pihak. Didi mengucapkan terima kasih kepada Forkopimda (forum koordinasi pimpinan daerah), personel TNI, dan seluruh elemen masyarakat Kalbar yang telah bersama-sama menyukseskan perayaan Cap Go Meh di Kalbar. (jbr/rvk)












































Kapolda Kalbar Irjen Didi saat meninjau acara perayaan Cap Go Meh (Foto: dok. Polda Kalbar)
Menpora dan Menag mengikuti perayaan (Foto: dok. Polda Kalbar)