PKL Marak di Trotoar Senayan, Anies: Harus Ditertibkan

Indra Komara - detikNews
Jumat, 02 Mar 2018 14:11 WIB
Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno (Indra Komara/detikcom)
Jakarta - Pihak DPRD DKI Jakarta mengkritik maraknya pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di trotoar kawasan Senayan. Apa respons Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan?

Saat ditanya soal keberadaan PKL di trotoar Senayan yang melanggar Perda DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum, Anies mengatakan akan melakukan penertiban. Namun dia belum menjabarkan langkah apa yang akan diambil.

"Yang penting semuanya harus ditertibkan, terus ditata. Tapi bagaimananya nanti kita lihat," kata Anies kepada wartawan di Pendopo Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (2/3/2018).




"Nanti dulu, masih jauh," sambung Anies saat ditanya soal keberadaan PKL di trotoar Senayan menjelang momen Asian Games 2018.

PKL di Trotoar Jalan Asia Afrika SenayanPKL di trotoar Jalan Asia-Afrika, Senayan. (Zunita Amalia Putri/detikcom)

Ketika ditanya soal keberadaan PKL di trotoar kawasan Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Anies juga tidak mau banyak menjawab. Dia mengatakan sedang mencari solusi terbaik.

"Lagi dikaji untuk cari solusinya yang terbaik," ucapnya.


Keberadaan PKL di kawasan ring 1 Jakarta ini dikritik anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Wahyu Dewanto. Politikus Partai Hanura yang membidangi pembangunan ini berharap keberadaan PKL di trotoar segera ditertibkan.

"Contoh sekarang trotoar Jalan Asia-Afrika, PKL menjamur, bahkan terkesan dibiarkan memakai trotoar dan sangat merugikan pejalan kaki," kata Wahyu saat dihubungi wartawan, Kamis (1/3).

Wahyu menyebut keberadaan PKL kerap menimbulkan kemacetan, terutama saat weekend. Pembeli PKL berkerumun, parkir sembarangan, sehingga mengganggu kelancaran arus lalu lintas.


"Apa seperti ini mau dibiarkan? Sampai kapan? Apa ini ada diskresinya?" ujar Wahyu mempertanyakan.

Keberadaan PKL di trotoar Jakarta memang sedang ramai dikritik. Selain di kawasan Senayan, ada PKL di kawasan Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. PKL di Jalan Aditiawarman I dan Jalan Sunan Ampel yang berjejer di trotoar menggunakan tenda-tenda membuat pejalan kaki kebanyakan melintas di badan jalan.

Peraturan Daerah DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum tegas menyatakan pelarangan berjualan di atas trotoar. Pasal 25 berbunyi 'Setiap orang atau badan dilarang berdagang, berusaha di bagian jalan/trotoar, halte, jembatan penyeberangan, dan tempat umum di luar ketentuan yang telah ditetapkan'. (hri/fdn)