DetikNews
Selasa 27 Februari 2018, 13:40 WIB

Bawaslu Tak akan Intervensi Proses Hukum Kasus Ketua Panwaslu Garut

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Bawaslu Tak akan Intervensi Proses Hukum Kasus Ketua Panwaslu Garut Foto: Ketua Panwaslu Garut Heri Hasan Basri. (Hakim Ghani-detikcom)
Jakarta - Bawaslu tak akan mengintervensi proses hukum kasus suap Ketua Panwaslu Garut Heri Hasan Basri dan komisioner KPU Garut Ade Sudrajat. Bawaslu menyerahkan sepenuhnya kepada Polda Jawa Barat.

"Saya kira ini kewenangan kepolisian ya. Kami tidak memasuki wilayah itu. Tapi kami kemarin ketemu dengan Pak Kapolres dan Wadir Jawa Barat. Kami tidak akan melakukan intervensi apapun terhadap proses pemeriksaan yang dilakukan kepolisian," kata Koordinator Divisi Penindakan Bawaslu, Ratna Dewi Pettalolo, di Hotel Falatehan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (26/2/2018).


Namun jika dalam proses selanjutnya ada oknum penyelenggara lain yang ikut terlibat kasus suap Pilbup Garut tersebut, Ratna meminta polisi untuk berkomunikasi. Pasalnya, kasus itu akan berpengaruh terhadap pengawasan dan penyelenggaraan Pilkada.

"Kalau nanti dalam pengembangan kasusnya itu ternyata ditemukan oknum lain, kami serahkan ke kepolisian. Tapi kami berharap ada komunikasi karena ini berkaitan dengan harus mengawal proses pemilihan di Garut jangan sampai ada kekosongan terhadap proses pengawasan," ujar Ratna.

Ratna mengatakan pihaknya juga akan terus memonitoring untuk mencegah kasus serupa. Kata Ratna, insiden itu menodai proses demokrasi di Indonesia.

"Kita pasti akan memaksimalkan supervisi dan monitoring. Untuk melihat langsung penyelenggara kami. Kami minta partisipasi masyarakat, media massa untuk memantau langsung. Kalau ditemukan mereka ditemukan pelanggaran atau bekerja tidak netral silakan dilaporkan," ujarnya.

Polda Jawa Barat sebelumnya telah menetapkan Ade dan Heri Hasan sebagai tersangka kasus suap. Penyuapnya adalah tim sukses pasangan calon independen Soni Sondani-Usep Nurdin.

Polisi saat ini terus mengembangkan penyidikan kasus suap Pilbup Garut 2018 tersebut. Polisi juga membidik tersangka lainnya.

"Kita masih pemeriksaan mendalam. Apapun yang tersangkut dalam kasus ini akan diproses," ujar Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Bandung, Senin (26/2).


(knv/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed