DetikNews
Senin 19 Februari 2018, 11:44 WIB

Sidang Setya Novanto

Politikus PDIP Bantah Terima Duit e-KTP, Hakim: Pasti Tak Pernah Ya?

Faiq Hidayat - detikNews
Politikus PDIP Bantah Terima Duit e-KTP, Hakim: Pasti Tak Pernah Ya? Dari ki-ka: M Nazaruddin, Arif Wibowo, dan Melchias Marcus Mekeng bersaksi dalam sidang Setya Novanto (Foto: Faiq Hidayat/detikcom)
Jakarta - Politikus PDI Perjuangan Arif Wibowo membantah menerima aliran uang proyek e-KTP. Arif yang disebut pernah berada di Komisi II DPR ketika proyek bergulir itu bahkan mengaku tidak pernah mendengar adanya pembagian fee untuk Komisi II DPR.

"Anda pernah menerima uang?" tanya anggota majelis hakim Franky Tambuwun pada Arif dalam sidang lanjutan perkara korupsi proyek e-KTP dengan terdakwa Setya Novanto di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Senin (19/2/2018).

"Tidak pernah," jawab Arif.

"Pasti tidak pernah menerima ya?" tanya hakim kembali.

"Iya," kata Arif.


Sebelumnya M Nazaruddin yang juga dihadirkan dalam persidangan hari ini menyebut adanya pembagian uang proyek e-KTP untuk pimpinan fraksi, banggar dan Komisi II DPR. Nazaruddin mengatakan tahu tentang hal itu dari Mustokoweni yang saat itu menjadi Ketua Fraksi Partai Golkar, tetapi telah meninggal dunia pada 2010.

"Ada sudah dengar tadi keterangan saksi Nazar. Ketika itu pernah konfirmasi Mustokoweni?" tanya hakim.

"Saya tidak tahu, yang saya tahu 500 ribu dolar dari media," ucap Arif.

"Tapi pernah tanya ke Bu Mustokoweni?" tanya hakim kembali.

"Kan sudah meninggal, yang mulia," kata Arif.

Nazaruddin sebelumnya mengaku lupa mengenai jumlah nominal pembagian fee itu. Namun ia mengetahui ada pembagian fee itu di ruang Ketua Fraksi Demokrat saat itu Anas Urbaningrum dan disampaikan Mustokoweni.
(fai/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
BERITA TERBARU +