Tak Lolos Jadi Peserta Pemilu, PBB Gugat KPU ke Bawaslu Sore Ini

Parastiti Kharisma Putri, Dwi Andayani - detikNews
Senin, 19 Feb 2018 11:27 WIB
Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra (agung pambudhy/detikcom)
Jakarta - KPU menyatakan Partai Bulan Bintang (PBB) tidak lolos sebagai peserta Pemilu 2019. Karena hal itu, PBB akan mengajukan gugatan ke Bawaslu sore ini.

"Iya (akan mengajukan gugatan ke Bawaslu). Jam 16.00 WIB ini," kata Sekjen PBB Afriansyah Ferry Noor kepada detikcom, Senin (19/2/2018).



Afriansyah menuturkan pihaknya telah menyiapkan data dan bukti-bukti. Data dan bukti tersebut akan disampaikan saat pengajuan gugatan sore nanti.

"Kami menyiapkan bukti dan data. Nanti disampaikan (saat mengajukan gugatan)," tuturnya.

Sementara itu, Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra mengatakan alasan tidak lolosnya PBB terkait kepengurusan di Papua Barat. Padahal, dirinya telah mendapatkan bukti partainya telah memenuhi syarat (MS) di KPU Papua Barat. Ia mengatakan status tidak memenuhi syarat (TMS) di kabupaten Manokwari Selatan telah dikoreksi dan dinyatakan Memenuhi Syarat (MS).

"Kami sudah mendapatkan bukti bahwa pleno KPU Papua Barat telah menyatakan bahwa PBB MS diatas 75 persen kabupaten/kota di sana. Keputusan KPU Manokwari Selatan yang semula menyatakan PBB TMS di kabupaten tersebut sudah dikoreksi oleh KPU Provinsi Papua Barat," kata Yusril.

Ia menduga berita acara PBB dengan status memenuhi syarat di kabupaten Manokwari Selatan telah diubah. Hal inilah yang membuat PBB dinyatakan tidak lolos menjadi peserta pemilu.

"Kami menduga KPU Provinsi Papua Barat merubah Berita Acara MS menjadi TMS, dan berita acara itulah yang mereka bawa ke Jakarta," ujar Yusril.

"Atas perubahan di luar pleno tersebut kami sudah infokan ke KPU Pusat, tapi KPU Pusat berbelit-belit sampai saat pengumunan, KPU Pusat menyatakan PBB TMS di Provinsi Papua Barat pada satu kabupaten yakni Kabupaten Manokwari Selatan," sambungnya.

Menurutnya, PBB siap untuk menggugat KPU, terkait keputusan yang disampaikan KPU. Ia juga mengatakan siap untuk mempidanakan pihak-pihak yang terbukti melakukan kecurangan.

"Jika KPU mengatakan bahwa mereka siap menghadapi gugatan PBB, maka kami berkali lipat siap melawan KPU. Bahkan kami juga siap untuk mempidanakan seluruh komisioner KPU jika mereka terlibat dalam konspirasi menggagalkan PBB," kata Yusril.


Sebelumnya, KPU menyatakan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) serta Partai Bulan Bintang (PBB) tidak lolos sebagai peserta Pemilu 2019. Ketua Bawaslu Abhan mengatakan hingga pagi ini belum ada partai politik yang datang untuk mengajukan gugatan.

"Sampai pagi ini belum ada permohonan sengketa," ujar Abhan saat dihubungi detikcom pagi ini.

Selain PBB, ada PKPI, yang tak lolos jadi peserta Pemilu 2019. PBB dan PKPI hanya lolos verifikasi administrasi, tapi kandas saat verifikasi faktual.

[Gambas:Video 20detik]

(yas/gbr)