Saksi Lihat Kantor Novanto Ramai Timses Golkar Saat Pemilu 2009

Faiq Hidayat - detikNews
Senin, 05 Feb 2018 12:18 WIB
Setya Novanto (Faiq Hidayat/detikcom)
Jakarta -

Dirut PT Inti Anugerah Kapitalindo Hariansyah menjadi saksi untuk sidang terdakwa Setya Novanto. Hariansyah mengatakan pernah melihat tim sukses Golkar berada di Lantai 27 A Menara Imperium.

"Saya bacakan BAP saya pernah melihat Timses Golkar Pemilu 2009?" tanya jaksa saat sidang kasus proyek e-KTP di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta, Senin (5/2/2018).

"Itu kira-kira Pak. Saya hanya mengira saja," jawab Hariansyah.

[Gambas:Video 20detik]



Hardiansyah juga mengaku tahu kantor lantai 27 A Menara Imperium milik Setya Novanto saat Pemilu 2009. Saat itu ada kegiatan yang terlihat di lantai tersebut dengan atribut partai.

"Pas pemilu (kenal Novanto). Kami lihat ada kegiatan di situ," ujar Hariansyah.

PT Inti Anugerah Kapitalindo membeli kantor itu kepada Setya Novanto pada 2014. Tujuannya, Hariansyah mengatakan sudah mengincar kantor milik Novanto untuk menambah luas kantornya, yang berada di lantai 27 B, C, dan D.

"Kantor kami B, C, D membutuhkan perluasan. Kebetulan tambahan ruang, kami incar kantor itu karena kosong terus dan terkunci juga, kami berusaha membeli itu," ujar Hariansyah.



Dalam dakwaan Setya Novanto, istri Novanto, Deisti Tagor; anak Novanto, Rheza Herwindo; dan keponakan, Irvanto Pambudi disebut jaksa membeli saham perusahaan yang merupakan holding PT Murakabi Sejahtera, yang ikut dalam konsorsium proyek e-KTP.

PT Murakabi Sejahtera disebut jaksa berkantor di Menara Imperium, Jalan Rasuna Said Kavling 1 Nomor 27, milik Novanto. Sebelum pelaksanaan lelang Pekerjaan Penerapan KTP Elektronik, PT Murakabi Sejahtera memasukkan 'Jasa Pembuatan' ID card, hologram, spesifikasi ribbon dari security printing ke dalam bidang usahanya. (fai/rvk)