DetikNews
Jumat 05 Januari 2018, 18:01 WIB

Kepala Badan Siber Bicara Soal Data KPU di Pemilu 2014

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Kepala Badan Siber Bicara Soal Data KPU di Pemilu 2014 Foto: Kanavino Ahmad Rizqo/detikcom
Jakarta - Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Djoko Setiadi berbicara soal keamanan data pada Pemilu 2014. Djoko menyinggung kelemahan data yang ada di KPU pada Pemilu 2014.

Djoko awalnya bercerita saat Lembaga Sandi Negara ingin membantu KPU dalam proses pemilu 2014. Dia memaparkan sejumlah kelemahan data KPU kepada anggota DPR.

"Kita sedikit menengok ke belakang waktu Lembaga Sandi Negara ingin membantu waktu pemilu tahun 2014. Padahal maksudnya kepada DPR sana (memaparkan) bahwa kelemahan data center seperti itu, artinya sistem pengamanan masih lemah," kata Djoko di kantornya, Jalan RM Harsono, Jakarta Selatan, Jumat (5/1/2018).

Djoko bersama sejumlah pejabat Lembaga Sandi Negara lainnya mensimulasikan terkait kemanan data tersebut. Alih-alih didukung, Djoko menyebut dirinya malah dituding tidak netral dalam pesta demokrasi 2014 tersebut.



"Jadi yang kami demo kan di ruangan komisi dua dan satu bahwa kami bisa melihat, bisa mengambil, bisa memindahkan data. Artinya ini masih ada suatu kelemahan yang perlu diperbaiki. Tapi tuduhannya, bahwa lembaga sandi bisa berbuat apa saja, bisa memenangkan siapa. Nah ini nggak harmonis. Ini nggak sinkron," imbuhnya.

Tuduhan itu muncul sebab Djoko adalah seorang purnawirawan TNI AD. Tuduhan itu dikaitkan dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang juga berasal dari TNI AD.

"Bahwa Kepala Sandi Negara adalah tentara angkatan darat, dan Presiden juga tentara dan angkatan darat. Sementara saat itu presiden ketua umum suatu partai," terangnya.



Mendengar hal itu, Djoko mengambil keputusan untuk membatalkan rencananya. Dia khawatir ada keriuhan yang terjadi saat proses pemilu.

"Akhirnya saya mengambil keputusan, Kita batalkan rencana," tuturnya.




(knv/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed