detikNews
Selasa 02 Januari 2018, 22:25 WIB

Begini Urutan Robohnya Girder Proyek Tol Depok-Antasari

Kanavino Ahmad Rizqo, Dana Aditiasari - detikNews
Begini Urutan Robohnya Girder Proyek Tol Depok-Antasari Beton girder proyek jalan Tol Depok-Antasari ambruk, Selasa (2/1/2018). (Rachman Haryanto/detikcom)
Jakarta - PT Citra Wasphutowa selaku pengelola proyek Tol Depok-Antasari memberikan penjelasan soal detail robohnya girder yang menimpa truk. Enam girder roboh akibat tersenggol ekskavator yang sedang menggali tanah.

Pascainsiden tersebut, pengelola pun melakukan sejumlah langkah penanganan di lapangan. Upaya yang dilakukan mulai mensterilkan lokasi hingga berkoordinasi dengan pihak kepolisian.


"Mensterilkan lokasi kejadian dengan tambahan pemasangan pagar pengaman di sekeliling lokasi dan menutup objek dengan terpal," demikian bunyi pernyataan tertulis dari PT Citra Wasphutowa, Selasa (2/1/2017).

Adapun urutan kejadian girder roboh hingga akhirnya menimpa truk, sebagai berikut:


1. Keenam balok/girder pada bentang P3-P4 tersebut telah terpasang pada 22 Desember 2017. Setelah pemasangan balok/girder tersebut (pada hari itu juga), dilaksanakan pemasangan bracing/pengikat antar-girder pada span tersebut.

2. Pekerjaan konstruksi diafragma belum dilaksanakan, karena menjelang akhir tahun 2017 berpotensi terkendala suplai beton dari produsen ready mix.


3. Sejak selesai erection/terpasang (dan di-bracing), tidak ada kegiatan lanjutan di sekitar area terdekat jembatan tersebut. Kegiatan di area Simpang Susun Antasari yang lain meliputi pekerjaan pembentukan badan jalan akses dan oprit di Timur A-2 Jembatan sampai 30 Desember 2017.

4. Sejak 31 Desember 2017 sampai 1 Januari 2018, kegiatan proyek libur tahun baru.

5. Pada Selasa, 2 Januari 2018 pukul 09.40 WIB, kontraktor/pelaksana lapangan memulai persiapan aktivitas penggalian tanah untuk pembentukan badan jalan lajur akses Antasari-Depok dan persiapan pekerjaan galian struktur untuk P3 Jembatan Ramp 1; di mana dua unit ekskavator dan satu unit dump truck siap beroperasi di Selatan P3-P4 Jembatan Lebak Bulus–Kampung Rambutan.


6. Girder terguling akibat benturan alat berat yang beroperasi di dekat jembatan tersebut.

7. Tidak ada korban jiwa ataupun luka akibat kejadian tersebut.

Untuk diketahui, proyek tol ini merupakan proyek strategis nasional (PSN) dengan penyedia jasa konstruksi (kontraktor) PT Girder Indonesia serta penyedia jasa konsultan pengawas JO Multi Phi Beta-Virama Karya-Indotek Konsultan Utama dan penyedia jasa konsultan pengendali mutu independen PT Sarana Multi Daya. Pengerjaan proyek ini pun ditargetkan selesai pada April 2018.

Proyek pembangunan jalan Tol Depok-Antasari paket I (ruas Antasari sampai Brigif/Cinere) meliputi pengerjaan konstruksi Simpang Susun Antasari dan konstruksi badan jalan tol sepanjang 5,8 km yang ditargetkan selesai pada akhir April 2018.
(knv/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com