Pantauan di GT Cileunyi, Jumat (22/12/2017) sekitar pukul 22.30 WIB, terjadi antrean menuju exit toll sepanjang satu kilometer. Masuk ke jalur arteri, kendaraan yang didominasi pelat nomor luar kota itu terbagi dua ke arah Sumedang dan Garut.
"Cileunyi (masih) ramai lancar," kata Kasatlantas Polres Bandung AKP Dony E Wicaksono saat dimintai konfirmasi melalui sambungan telepon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Hari Ini Jalur Selatan Garut Mulai Padat |
Dony menuturkan antrean kendaraan di dalam jalan tol yang akan keluar dari GT Cileunyi mengular sepanjang 1 kilometer. "Antrean satu kilo, saya sudah cek," tuturnya.
Menurut Dony, kendaraan yang keluar dari GT Cileunyi mayoritas merupakan pengendara yang hendak melakukan liburan. Dia memprediksi peningkatan volume kendaraan akan terjadi pada Minggu (24/12) mendatang.
"Libur panjang, bukan mudik. Menurut kami, tanggal 24 Desember untuk ramai arus lalu lintas di jalan, termasuk tanggal 31 Desember. Malam Natal dan malam tahun baru, ini yang weekend Jumat, Sabtu, Minggu," ungkap Dony.
Untuk mengurai antrean kendaraan di dalam jalan tol yang akan keluar dari GT Cileunyi, pihaknya melakukan rekayasa lalu lintas. Menurut Dony, polisi melakukan buka-tutup arus untuk mengantisipasi kepadatan.
Jika dibutuhkan, kendaraan dari GT Cileunyi menuju Nagreg-Garut diputarkan ke arah Jatinangor dan kembali diputarkan menuju Kabupaten Bandung. Hal tersebut dilakukan agar menarik antrean kendaraan yang akan keluar dari GT Cileunyi.
"Tadi (antrean) sempat dua kilo (beberapa jam lalu), kita tarik ke arah Sumedang sekarang sudah normal. Belum (ada peningkatan), kan toleransi di tol batasnya maksimal 5 kilometer," sebut Dony.
Dony mengimbau para pengguna jalan tetap berhati-hati dalam berkendara. "Patuhi aturan lalu lintas, berhati-hati, semoga selamat sampai tujuan," pungkasnya. (elz/elz)











































