Pantauan detikcom di jalur Kadungora-Leles dan Limbangan-Malangbong, Jumat (22/12/2017), kendaraan dari arah Bandung menuju Garut mendominasi. Sementara dari arah sebaliknya masih lengang.
Di jalur Kadungora-Leles, kendaraan dari arah Bandung rata-rata hendak menuju kawasan wisata Cipanas yang terletak di Kecamatan Tarogong Kaler dan kawasan wisata Darajat di Kecamatan Pasirwangi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, di jalur Limbangan-Malangbong, volume kendaraan dari arah Bandung menuju Tasikmalaya terpantau mulai padat. Kepadatan terjadi sejak dari kawasan tanjakan Nagreg.
Kendaraan dari arah Bandung kebanyakan hendak menuju Jawa Tengah dan para wisatawan yang akan menuju Pantai Pangandaran.
Kasat Lantas Polres Garut AKP Erik Bangun mengatakan volume kendaraan meningkat hingga 8 persen dari hari biasa.
"Sudah mulai ada peningkatan dibanding dengan hari-hari biasanya," ungkap Erik kepada wartawan di Pos OPS Lilin Lodaya, Jalan Raya Limbangan, Kecamatan Limbangan, Jumat (22/12/2017) malam.
Akibat penumpukan kendaraan di dua jalur itu, sejak siang tadi hingga malam ini, polisi telah memberlakukan enam kali sistem buka tutup jalur.
"Tiga kali di Kadungora, tiga kali di Malangbong. Kita laksanakan one way dengan melihat prioritas jalur. Yang padat kita utamakan," katanya.
Selain karena semakin meningkatnya volume kendaraan yang masuk ke wilayah Garut, sambung Erik, kemacetan juga diakibatkan oleh masih banyaknya kendaraan berukuran besar yang masih beroperasi.
"Masih banyak, terutama di wilayah Limbangan. Hal tersebut jelas menyebabkan kemacetan," ujar dia.
Erik menjelaskan, padahal edaran tentang peraturan Dirjen Hubdat yang melarang kendaraan barang beroperasi di jalan Nasional dan jalan tol mulai tanggal 22 Desember 2017 pukul 00.00 WIB hingga tanggal 23 Desember 2017 pukul 24.00 telah diterbitkan.
Sejak pagi tadi, sudah ada dua kendaraan angkutan barang berukuran besar yang terpaksa diamankan terlebih dahulu oleh polisi. "Pengemudi kami imbau dan kendaraan diparkir dulu di rest area. Kendaraan angkutan berukuran besar menjadi salah satu penyebab kemacetan di kawasan tanjakan Nagreg," pungkasnya. (avi/avi)











































