DetikNews
Sabtu 25 November 2017, 08:25 WIB

Sketsa Wajah Terduga Pelaku akan Dimintakan Konfirmasi ke Novel

Aditya Mardiastuti - detikNews
Sketsa Wajah Terduga Pelaku akan Dimintakan Konfirmasi ke Novel Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis dan Ketua KPK Agus Rahardjo menunjukkan dua sketsa baru wajah terduga pelaku kasus penyerangan Novel Baswedan. (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - Polisi telah merilis dua sketsa wajah terduga pelaku teror terhadap Novel Baswedan. Sketsa itu rencananya akan dimintakan konfirmasi kepada Novel.

"Dari kami akan komunikasikan juga. Hari ini (Jumat) baru selesai kami paparkan. Tentunya masyarakat juga dapat mengetahui, terlebih Novel," ujar Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta lewat pesan singkat, Jumat (24/11/2017) malam.

Sketsa Wajah Terduga Pelaku Akan Dimintakan Konfirmasi ke NovelSketsa wajah peneror Novel Baswedan yang disebar polisi

Kepolisian meyakini kedua sketsa wajah itu merupakan terduga pelaku. Hal itu didapatkan dari keterangan saksi-saksi yang telah diperiksa.

"Ini diduga pelaku yang melakukan penyiraman sesuai keterangan saksi yang melihat yang dituangkan di dalam suatu sketsa," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada wartawan saat di Mapolda Metro Jaya.

"Saksi saat ke luar masjid, dia melihat di depan rumah Novel H-10 menit kejadian. H-1 melihat di tempat wudu di masjid situ," imbuh Argo.


Terkait pengusutan kasus Novel ini, polisi membuka hotline 24 jam untuk memburu pelaku. Masyarakat yang mengetahui keberadaan dua pelaku peneror Novel itu dipersilakan menelepon dan memberitahukannya ke polisi.

"Ya, kita akan sebarkan dan kita juga sudah buka hotline 24 jam di nomor 081398844474," kata Kapolda Metro Jaya Brigjen Idham Aziz lewat pesan singkat, Jumat (24/11) malam.


Idham mengatakan pihaknya akan terus memburu peneror Novel tersebut. Sejauh ini sudah 167 personel dari Polda Metro Jaya dan Polres khusus menangani kasus itu.

"Kami terus bekerja dan melakukan penyelidikan. Mohon doanya," kata Idham.

Novel Baswedan mengalami teror penyiraman air keras setelah menunaikan salat subuh di masjid dekat rumahnya pada 11 April 2017. Hari ini sudah 228 hari kasus Novel belum terungkap, hingga kini penyidik senior KPK itu tengah menjalani perawatan di Singapura.
(ams/ams)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed