DetikNews
Kamis 23 November 2017, 14:05 WIB

Bahas PMD dengan Dirut Dharma Jaya, Sandiaga: Sudah Sepakat

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Bahas PMD dengan Dirut Dharma Jaya, Sandiaga: Sudah Sepakat Foto: Wagub DKI Jakarta Sandiaga Uno (Zhacky/detikcom)
Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno telah bertemu dengan Dirut PD Dharma Jaya Marina Ratna Dwi Kusumajati untuk membahas persoalan anggaran penyertaan modal daerah (PMD) yang belakangan ini disoal. Sandi mengungkapkan saat ini sudah terjadi kesepakatan dengan Dharma Jaya.

"Alhamdulillah tercapai kesepakatan bahwa Ibu Marina bisa menjalankan tupoksinya tanpa ada PMD tambahan dengan mengaktivasi DP dari PSO yang ada di BPKD, tadi sudah sepakat dan sudah berpelukan, sudah semua happy," kata Sandi, di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (23/11/2017).

Sandi menegaskan, penghentian pemberian anggaran PMD kepada PD Dharma Jaya tidak akan mengganggu suplay kebutuhan pangan masyarakat miskin. Pemprov DKI juga akan tetap mensuplay badan usaha milik daerah (BUMD) tersebut dari segi pengadaan dan kemandirian pangan.

"Termasuk peternakannya kita akan cari pendanaan," ujarnya.

Sandi juga memastikan, dana yang saat ini dimiliki PD Dharma Jaya juga dipastikan cukup. Marina, kata Sandi, siap menjalankan tugasnya.

"Dipastikan juga dana yang dimiliki bu Marina sangat siap, sangat ada, dan beliau masih ada dana cadangan RP 120 miliar untuk investasi. Jadi kebutuhan dananya dipastikan cukup dan bu Marina sanggup untuk menjalankan penugasan," katanya.

Sandi mengungkapkan, dengan tidak diberikannya PMD kepada Dharma Jaya ini malah terjalin komunikasi yang baik. Ia mengungkapkan, setiap permasalahan hanya perlu diselesaikan dengan koordinasi.

"Ini yang jadi pelajaran buat kita semua, kalau kita berkoordinasi masalah-masalah itu bisa diselesaikan tentunya dengan kepala dingin," ujarnya.

Sebelumnya, PD Dharma Jaya mengeluhkan tidak disediakannya anggaran penyertaan modal daerah (PMD) untuk pengadaan daging. Dirut Dharma Jaya Marina Ratna Dwi Kusumajati mengatakan dana PMD tersebut hanya digunakan bagi penerima KJP saja.

"(PMD) untuk KJP doang. Satu-satunya cara sekarang adalah PSO, untuk ambil DP-nya aja. Biasanya PSO kan cuma dapat Rp 9 miliar, sisanya direimburse setelah diverifikasi oleh DKPKP (Dinas Kelautan, Pertanian, dan Ketahanan Pangan), ya baru keluar dua bulan setelah DP," kata Marina di DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (21/11).


(ams/ams)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed