Motor atau Mobil Penyebab Macet, Sandiaga: Kita Harus Lihat Datanya

Motor atau Mobil Penyebab Macet, Sandiaga: Kita Harus Lihat Datanya

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Kamis, 09 Nov 2017 13:42 WIB
Motor atau Mobil Penyebab Macet, Sandiaga: Kita Harus Lihat Datanya
Wagub Sandiaga Uno di Balai Kota DKI. (Zhacky/detikcom)
Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno ingin mewujudkan aksesibilitas untuk warga Ibu Kota. Dia ingin masalah kesemrawutan Jakarta diselesaikan berdasarkan data.

"Kita jangan terlalu berspekulasi terlalu jauh. Kita ingin hadirkan aksesibilitas untuk seluruh warga Jakarta karena jalan raya didesain untuk seluruh kendaraan, tidak ada diskriminasi," kata Sandiaga saat ditanya seputar pencabutan kebijakan larangan motor di Lippo Karawaci, Tangerang, Kamis (9/11/2017).


Menurut dia, yang bermasalah adalah kesemrawutan Jakarta. "Perilaku pengendara, bukan hanya roda dua, roda empat juga. Roda empat banyak yang menerobos busway. Jadi kita semua harus berbasis data. Jadi kita lihat dulu datanya. Kata Pak Anies, harus dikaji dan harus dilihat dulu desain daripada trotoarnya, tapi yang ingin kita hadirkan kembali adalah rasa keadilan, equalities, sekarang kan kita melihat banyak inequlities, ketimpangan yang kaya makin kaya, yang miskin makin miskin, yang blangsak makin blangsak," papar dia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk itu, menurut Sandiaga, diperlukan kebijakan yang dapat mengurangi ketimpangan. "Tapi masalah kesemrawutan, kalau kemacetan itu dilihat datanya, siapa yang menyebabkan lebih banyak macet, mobil apa motor. Itu belum ada yang bisa jawab. Kita harus lihat datanya. Tapi mengenai ketertiban, kerapian, menghadapi Asian Games, itu harus pastikan betul-betul berdasarkan data. Kita punya kebijakan yang bukan hanya menghadirkan equality, tapi juga memastikan kerapian, juga ketertiban selama itu tugas Asian Games," ungkap Sandiaga.

Sandiaga mengaku belum akan melakukan evaluasi terhadap kebijakan ganjil-genap. Dia mengaku saat ini tengah memprioritaskan persiapan menjelang gelaran Asian Games 2018.

"Kalau yang ganjil-genap kita akan lihat , apa efektivitasnya. Tapi menurut saya, itu bukan prioritas, yang prioritas sekarang adalah penyiapan untuk Asian Games. Supaya kita punya jalan-jalan protokol itu rapi, walkable, ramah untuk pedestrian," sebutnya. (aan/tor)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini