"Iya betul sekali, kita memang sudah rencana malam ini, tepatnya jam 21.00 WIB malam, kita mulai pemutaran. Tetapi didahului acara yang berkaitan dengan Muharam," ujar Wakil Kepala SMP 8 Muhammadiyah sekaligus staf guru SMK 1 Muhammadiyah Depok, Dede Gunawan, kepada detikcom di kompleks sekolah, Rabu (20/9/2017)
Acara pemutaran film G30S/PKI nanti dimulai dengan perlombaan pidato di pagi hari, diteruskan lomba membaca Alquran dan pensi. Pemutaran film tersebut akan berlangsung pada pukul 21.00 WIB, selanjutnya digelar muhasabah dan salat subuh, kemudian dilanjutkan kuliah subuh hingga menjelang waktu duha.
Foto: Samsudhuha Wildansyah/detikcom |
Dede menjelaskan pemutaran film akan ditonton siswa SMK sebanyak 48 orang dan siswa SMP 15 orang. Untuk pemutaran film sendiri nantinya akan dijeda dan dijelaskan oleh guru sejarah, tidak hanya memutarkan film.
Pemutaran film tersebut akan didampingi guru SMK sebanyak 15 orang, termasuk Kepala SMK Muhammadiyah 1 Depok. Dede juga menjelaskan mengenai adegan kekerasan dalam film tersebut. Sebagaimana diketahui, KPAI mengimbau sekolah tidak menayangkan film tersebut karena mengandung unsur kekerasan.
"Memang kita juga sudah mempelajari beberapa statement, termasuk ahli sejarah, salah satunya memang ada unsur kekerasan. Tapi itu boleh dibilang unsur kekerasan itu bisa subjektif bisa objektif kayak film 'Transformer' itu kekerasan kalau dilihat. Mungkin itu salah satu cara sutradara untuk menggambarkan kejadian itu mungkin sudah dianalisa juga. Intinya, kita tetap dampingi dan nanti saat ada adegan kekerasan pendampingan itu bisa bicara (dijelaskan oleh guru sejarah)," tutur Dede.
(fjp/fjp)












































Foto: Samsudhuha Wildansyah/detikcom