DetikNews
Rabu 20 September 2017, 00:35 WIB

Bocah 9 Tahun Korban Pil PCC di Kendari Belum Masuk Sekolah

Sitti Harlina - detikNews
Bocah 9 Tahun Korban Pil PCC di Kendari Belum Masuk Sekolah Bocah 9 tahun jadi korban penyalahgunaan obat di Kendari (Sitti Harlina/detikcom)
Kendari - ADR (9), yang menjadi korban penyalahgunaan obat PCC (Paracetamol, Caffeine, Carisoprodol) di Kendari, Sultra, hingga saat ini belum juga masuk sekolah. Ia sudah lima hari tidak masuk sekolah karena masih menjalani perawatan.

"Sampai saat ini anak tersebut belum masuk sekolah. Sepekan yang lalu kami juga mendengar kabar dari pihak keluarga, korban sempat dirawat di rumah sakit jiwa," ujar wali kelas ADR, Isma, saat ditemui di Kendari, Selasa (19/9/2017).

Isma mengatakan siswa kelas IV SD itu sempat minum salah satu minuman kemasan gelas dari orang tidak dikenal. Setelah menenggak minuman tersebut, ADR mulai menunjukkan keanehan, seperti hilang ingatan.

"Kami kembali mengingatkan kepada seluruh siswa kami agar jangan menerima sembarang pemberian orang yang tidak dikenal. Kami juga lebih berhati-hati dan membatasi penjual yang menjajakan jualannya di sekolah kami agar tidak ada lagi korban berikutnya," ujarnya.


Hingga saat ini, pihak sekolah belum mengetahui kabar terbaru dari ADR karena sebelumnya korban tinggal bersama neneknya. Namun, setelah kejadian tersebut, korban diambil orang tuanya.

"Alamat orang tua korban kami tidak tahu, jadi kami masih menunggu korban masuk sekolah dan berharap agar bisa pulih secepatnya," kata Isma.
(dkp/dkp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed