DetikNews
Rabu 13 September 2017, 18:43 WIB

KLHK akan Pasang Camera Trap untuk Pastikan Jejak Harimau Jawa

Hary Lukita Wardani - detikNews
KLHK akan Pasang Camera Trap untuk Pastikan Jejak Harimau Jawa Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya (Hary Lukita/detikcom)
Jakarta - Harimau Jawa, yang telah dinyatakan punah, ternyata tertangkap kamera sedang memangsa banteng di Balai Taman Nasional Ujung Kulon. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan akan mendalami dan memasang camera trap lebih banyak untuk memastikan jejak harimau itu.

"Belum, masih kita dalami, lagi memastikan, sudah ada laporan, ada videonya dari jauh. Kami akan mendalami lagi, ya dipasang camera trap lebih banyak lagi di lokasi untuk memastikan," kata Dirjen Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan Wiratno di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (13/9/2017).



Sedangkan Menteri LHK Siti Nurbaya menyatakan sangat bahagia dengan banyaknya hewan langka yang lahir. Ia membeberkan beberapa hewan langka seperti komodo, elang Jawa dan orang utan yang lahir.

"Saya bergembira sekali dua-tiga tahun terakhir ini sangat banyak keluar informasi tentang satwa dan tumbuhan langka lahir. Seperti komodo, elang Jawa, dan orang utan," kata Siti di lokasi yang sama.

Siti juga merasa beruntung dengan kehadiran media karena informasi yang bisa didapat lebih terbuka.

"Jadi kita harus berbahagia untuk itu, tapi saya juga berterima kasih kepada para aktivis bahwa kita sedang mengejar bagaimana permainan perburuan satwa dan perdagangan liarnya ini dilakukan," ucapnya.



Sebelumnya, Balai Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) menemukan indikasi masih hidupnya harimau Jawa yang dinyatakan punah puluhan tahun lalu. Kepala Balai TNUK Mamat Rahmat mengatakan indikasi harimau Jawa belum punah ditemukan saat para pegawai melakukan inventarisasi banteng di Padang Penggembalaan Cidaon pada Jumat (25/8/2017).

Saat itu, mereka melihat kucing besar sedang memangsa bangkai banteng. Dari perawakannya, kucing besar tersebut lain dari yang biasa ditemui.

"Kawan-kawan melihat ada binatang kucing besar, tapi dengan lorengnya itu sedikit berbeda dengan macan tutul yang dijumpai teman-teman di Ujung Kulon. Akhirnya difoto, diduga apakah ini macan tutul Jawa atau kucing besar lainnya, misalnya harimau Jawa," kata Mamat saat dimintai konfirmasi detikcom di Pandeglang, Banten, Rabu (13/9).
(lkw/rvk)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed