DetikNews
Rabu 06 September 2017, 16:25 WIB

Menhub: Ganjil-Genap di Tol Cikampek Mungkin Tak Diberlakukan

Muhammad Taufiqqurrahman - detikNews
Menhub: Ganjil-Genap di Tol Cikampek Mungkin Tak Diberlakukan Foto: Menhub Budi Karta. (Hary Lukita Wardani/detikcom)
Jakarta - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyebut rencana pemberlakukan sistem ganjil-genap di tol Jakarta-Cikampek kemungkinan tidak akan diberlakukan. Sebagai alternatif, pembatasan kendaraan berat akan diterapkan di jalur itu.

"Kecenderungannya tidak akan diberlakukan, tapi ini baru kecenderungannya," kata Budi di kantor Wapres, Jalan Medan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (6/9/2017).

Dengan kemungkinan tidak diberlakukannya sistem ganjil-genap itu, maka sebagai gantinya akan ada pembatasan kendaraan berat dan menambahkan bus-bus transportasi umum.

"Iya (pembatasan) pukul 06.00 WIB-09.00 WIB pagi sama sore," ucapnya.

Bus-bus umum itu akan beroperasi seperti halnya TransJakarta. Budi menyebut akan ada penambahan sekitar 60 hingga 100 kendaraan umum.

Budi mengatakan keberhasilan untuk mengurangi kemacetan di jalur Jakarta-Cikampek tergantung pada pola pikir masyarakat soal keselamatan.

"Kalau banyak masyarakat yang mau safe think, berhasil itu jadi ada hal yang kualitatif ada di sana kalau kita sediakan itu masyarakat nggak safe think, nggak sukses, makanya kalau nanti mereka banyak masyarakatnya nanti kita tambah lagi busnya, baik dari arah sana maupun arah sini," jelasnya.

Dia menambahkan, kajian soal sistem ganjil-genap ini telah berakhir. Pembatasan truk berat dan penambahan bus akan mulai dijalankan pada 1 hingga 2 minggu ke depan.
(tfq/idh)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed