"Yang terpenting, (ciri-ciri amplifier yang dicuri) di situ kabelnya sama, mereknya sama, ada kotoran burung juga," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (8/8/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Marbot menyampaikan, waktu Ashar sama-sama salat (dengan MA-red). Setelah Ashar kan kosong, ada ampli kok hilang," imbuhnya.
Rojali kemudian memberitahukan hal itu kepada warga. Rojali bersama warga kemudian mencari MA hingga akhirnya ditemukan di pasar.
"Kemudian karena warga emosi, akhirnya spontan terjadi pengeroyokan," sambungnya.
Polisi telah menangkap dua orang pelaku pengeroyokan tersebut. Sementara lima orang lainnya, termasuk yang membakar MA masih dicari polisi.
Sedangkan Rojali sendiri berstatus sebagai saksi. Menurut polisi, sebagai saksi kunci, Rojali tidak terlibat dalam pengeroyokan itu.
"Dia saksi kok dijerat (hukuman), dia memberikan info masa dijerat," tandas Argo.
(mei/ams)











































