Bupati Sumba Timur, Gideon Mbiliyora mengatakan, ribuan belalang tersebut kini masih beterbangan dan memenuhi tanaman warga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemkab Sumba Timur sudah menyemprotkan cairan anti hama. Namun, usaha itu sia-sia lantaran jumlah belalang kembara yang melonjak.
"Iya sekarang mereka mengepung kota Waingapu. Kita usaha semprot tapi tidak mempan lagian belalang itu pada terbang," ujar Gideon.
Pada Sabtu (10/6) kemarin, serbuan belalang kembara menyebabkan jadwal kedatangan pesawat di Bandara Umbu Mehang Kunda terganggu. Bandara harus dibersihkan lebih dahulu dari belalang.
Pesawat NAM Air dari Kupang seharusnya mendarat di Waingapu pada 14.45 WITA. Namun, pesawat baru bisa mendarat sekitar pukul 15.15 WITA pada Sabtu (10/6) kemarin.
"Penundaan pendaratan NAM Air Sabtu ( 10/06/2017) di Bandara UMK akibat landasan dan ruang udara di sekitar bandara diserbu begitu banyak belalang kembara yang datang dari berbagai arah," ujar Kepala Bandara UMK Sumba Timur, Lamro P Sihombing kepada detikcom, Minggu (11/6/2017). (imk/imk)











































