Pimpinan DPR Duga Ada Salah Prosedur di Penembakan Mobil Sekeluarga

Pimpinan DPR Duga Ada Salah Prosedur di Penembakan Mobil Sekeluarga

Nur Indah Fatmawati - detikNews
Kamis, 20 Apr 2017 11:39 WIB
Pimpinan DPR Duga Ada Salah Prosedur di Penembakan Mobil Sekeluarga
Wakil Ketua DPR Agus Hermanto / Foto: Elza Astari Retaduari/detikcom
Jakarta - Mobil yang mengangkut satu keluarga di Lubuk Linggau, Sumatera Selatan jadi sasaran tembak polisi saat razia. Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Agus Hermanto melihat kemungkinan adanya kesalahan prosedur.

"Soal penembakan yang terjadi di Sumatera Selatan memang ada sesuatu, barangkali kesalahan prosedur. Kalau toh memang tindakannya mengejar, tindakannya untuk meminta keterangan, memberhentikan kendaraan yang disetop tidak jalan barangkali itu juga bisa dilakukan," ujar Agus di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (20/4/2017).

Baca Juga: Sekeluarga Ditembak Polisi di Sumsel, Kapolri: Kalau Salah Dihukum

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun menurutnya upaya pemberhentian tentu saja tidak dibenarkan dengan penembakan semacam itu. Apalagi hingga menelan korban.

"Tetapi tidak bisa langsung mengejar dengan menembakkan kepada sasaran tersebut," imbuhnya.

Agus juga meyakinkan bahwa kasus ini telah ditangani pihak kepolisian. Jadi percayakan saja prosesnya pada hukum yang berlaku.

"Tentu semuanya ini sekarang sudah diatasi dan diselesaikan oleh Propam Sumatera Selatan," tuturnya.

Baca Juga: Tentang Brigadir K, Polisi yang Tembaki Mobil dan Tewaskan 1 Orang

Mobil Honda City jadi sasaran tembakan polisi di Lubuklinggau, Sumatera Selatan, karena kabur saat razia kendaraan Simpang Periuk, pada Selasa (18/4) sekitar pukul 10.00 WIB. Satu orang tewas, sementara lima orang lainnya luka tembak.

Komisi III DPR telah bersuara dengan mengagendakan pemanggilan Kapolri pekan depan. Disuga ada pelanggaran prosedur yang sangat fatal dan kekurangcermatan terhadap sasaran. Komisi III juga meminta oknum polisi penembak ditindak tegas.

"Ya kita sudah jadwalkan pekan depan," ujar Ketua Komisi III DPR, Bambang Soesatyo, berdasarkan keterangan tertulisnya, Rabu malam (19/4/2017). (nif/imk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads