Mendagri Temui Wiranto Bahas Tuntutan Aksi 313

Aksi 313

Mendagri Temui Wiranto Bahas Tuntutan Aksi 313

Nur Indah Fatmawati - detikNews
Jumat, 31 Mar 2017 17:48 WIB
Mendagri Temui Wiranto Bahas Tuntutan Aksi 313
Mendagri Tjahjo Kumolo (Nur Indah Fatmawati/detikcom)
Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menemui Menko Polhukam Wiranto. Tjahjo mengaku membahas sejumlah hal, termasuk terkait aksi 313.

"Ya, kita saling informasi saja. Paparan beliau ya saya laksanakan, tapi kan bukan untuk umum," ujar Tjahjo di gedung Kemenko Polhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (31/3/2017).


Tjahjo membenarkan adanya bahasan mengenai aksi 313. Namun dia menolak memberikan penjelasan. "Ya, pasti ada, to.... Tapi kan bukan kewenangan saya untuk menyampaikan," imbuhnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Siang tadi Wiranto menerima perwakilan para pengunjuk rasa aksi 313, di antaranya Amien Rais, Ketua Parmusi Usamah Hisyam, dan anggota FUI Ustaz Sambo. Dalam pertemuan tersebut disampaikan poin-poin aspirasi dari aksi kali ini.

Baca Juga: Bertemu Wiranto, Massa 313 Minta Sekjen FUI Dibebaskan Sore Ini

Kepada Wiranto, perwakilan massa aksi 313 meminta agar Sekjen FUI Al-Khaththath, yang ditangkap karena dugaan makar, dibebaskan. Usamah juga menegaskan massa aksi 313 menolak kriminalisasi terhadap ulama.

Baca Juga: Massa 313 Minta Ahok Dicopot, Wiranto: Kami Sudah Minta Fatwa MA

Massa aksi 313 juga menuntut pemerintah memberhentikan Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) karena tersangkut kasus dugaan penodaan agama. Atas tuntutan itu, Wiranto menyatakan pemerintah tidak memihak ataupun membela Ahok dalam pengadilan.

"Masalah Gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, pemerintah jangan sampai dicurigai berpihak di proses pengadilan. Pemerintah, badan eksekutif, tidak dapat mencampuri urusan yudikatif," kata Wiranto seusai pertemuan.

Menurut Wiranto, pemerintah telah bersungguh-sungguh menangani masalah yang menyangkut Ahok. Salah satunya meminta fatwa Mahkamah Agung. (fdn/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads