DetikNews
Senin 13 Maret 2017, 16:38 WIB

Dishub Tangerang Minta Kemenhub Tanggung Jawab soal Angkutan Online

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Dishub Tangerang Minta Kemenhub Tanggung Jawab soal Angkutan Online Konvoi deklarasi damai di Tangerang (Foto: dok. Polrestro Tangerang)
Tangerang - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang keberatan soal penyerahan penyusunan aturan angkutan konvensional dan angkutan online yang diserahkan kepada pihaknya. Dishub khawatir hal itu akan menimbulkan masalah baru.

"Saya khawatir akan ada permasalahan ke depannya kalau diserahkan begitu saja ke daerah. Harusnya pemerintah pusat membicarakannya dulu dengan daerah, jangan langsung mengeluarkan kebijakan begitu saja," kata Kadishub Kota Tangerang Saeful Rohman saat dihubungi, Senin (13/3/2017).

Terkait regulasi, Saeful mengaku belum bisa memastikannya. Namun dia berharap pemerintah pusat tetap berperan dalam persoalan ini.



"Saya belum lihat regulasinya seperti apa. Yang jelas, saya berharap pemerintah pusat bertanggung jawab atas kasus ini. Jangan sampai mereka lepas tanggung jawab dan menyerahkan persoalan ini kepada daerah," ujarnya.

Dia melanjutkan, jika pemerintah pusat menyerahkan masalah angkutan online ke pemda, regulasi angkutan konvensional juga diserahkan.

"Masalah regulasi (online) diserahkan ke daerah, harus semuanya juga diserahkan, termasuk dengan angkot," tuturnya.

Baca Juga: Kemenhub Tak Akomodasi Ojek Jadi Angkutan Umum, Minta Pemda Atur

Seperti diketahui aksi saling sweeping massa sopir angkot dengan ojek online terjadi di Tangerang pekan lalu. Peristiwa itu berawal dari demo yang dilakukan sopir angkot dalam menolak keberadaan angkutan online.

Aksi saling sweeping itu membuat sejumlah angkot dirusak massa ojek online. Tiga driver ojek online pun dirawat di rumah sakit.
(idh/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed