Petugas Satuan Tugas (Satgas) Dinas Tata Air DKI Jakarta terusΒ membersihkan saluran air dari bungkus kabel. Gunungan bungkusan kabel lalu diangkut dengan menggunakan belasan truk. Hasil dari operasi pada 24 Februari-1 Maret, limbah yang ditumpuk di penampungan sementara di Benhil tingginya hingga mencapai 2 meter.
Rupanya, bungkusan kabel pernah ditemukan di Jalan Medan Barat pada tahun 2014. Ahok telah memerintahkan anak buahnya melakukanΒ penyisiran bahkan hingga ke Jalan Medan Merdeka Utara dan kawasan ring 1 lainnya. Ia juga meminta agar temuan itu dilaporkan ke pihak Polda Metro Jaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut 4 aksi Ahok:
1. Kantongi Bukti Foto
|
Foto: M Iqbal
|
"Ini memang kalau Selatan tenggelam itu rata-rata karena kabel, saya kasih kalian lihat soal kabel. Ini gila-gilaan ini, ada tumpukan kabel di Merdeka Selatan," kata Ahok usai meresmikan RPTRA di Kelurahan Pegangsaan, Menteng, Jakpus, Jumat (26/2/2016).
"Waktu itu ada wartawan tanya saya, Merdeka Selatan tenggelam, Pak. Saya bilang harusnya nggak mungkin tenggelam ya kecuali ada hambatan," imbuhnya.
Ahok lalu membuka HP-nya dan menunjukkan foto bekas bungkus kabel yang diangkut dari got. Menurutnya, kabel-kabel itu dimasukkan ke dalam got. Lalu setelah tumpukan kabel diangkut truk, aliran air kembali normal.
"Kalian lihat ini ya. Ini semua bekas bungkus kabel dimasukin ke got semua. Ini perbuatan siapa? Kami nggak bisa ngomong (belum diketahui -red)," ujar Ahok sambil menunjukan foto dimaksud.
"Satu truk kami angkut. Ini semua bungkus kabel dijejelin ke dalam got. Ini kami temukan dua hari lalu. Selama nggak ada sumbatan got, saya jamin pusat nggak akan tenggelam," imbuhnya.
2. Ring I Juga Disisir
|
Foto: Aditya Fajar Indrawan
|
"Sampai Senin kemarin sudah ada 9 truk sampah bungkus kabel yang ditemukan," kata Kepala Dinas Tata Air DKI Teguh Hendrawan saat dihubungi detikcom, Selasa (1/3/2016). Jumlah sebanyak itu terkumpul dari operasi pembersihan sejak Rabu (24/2/2016). Β
Bungkusan kabel sebanyak itu ditemukan di persimpangan Jl Medan Merdeka Selatan tepatnya di sisi gedung Kementerian ESDM. Saat ini, petugas masih menyisir Jalan Medan Merdeka Selatan.
"Hari ini petugas kami masih kembali mencari. Selanjutnya kami akan mengembangkan ke wilayah Medan Merdeka Utara dan kawasan ring 1 lainnya," ucapnya.
3. Konspirasi?
|
Foto: Pool
|
"Makanya kita enggak tahu, suruh selidiki ada 8 truk (9 truk-red). 2014 sudah ketemu di Jl Merdeka Barat, sekarang ketemunya di Jl Merdeka Selatan," kata Ahok di Balai Kota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (1/3/2016).
Ahok heran mengapa tak ada satu pun CCTV yang merekam kejadian pembuangan sampah itu. Dia pun memarahi Dinas Kominfo terkait hal tersebut.
"CCTV kita enggak ada rekaman makanya saya marahin Kominfo. Kalian ini maunya apa? Saya sudah minta rekaman 3 hari kok enggak ada? Saya enggak berani menyatakan konspirasi atau apa," ucap Ahok.
4. Polisi Usut Pembuang Limbah
|
Foto: Aditya Fajar Indrawan/detikcom
|
"Saya ke Ditreskrimsus Polda tadi pagi untuk memberikan kronologi kejadian," kata Kepala Suku Dinas (Kasudin) Tata Air Jakarta Pusat Dicky Suherlan saat dihubungi detikcom, Selasa (1/3/2016) sore.
Oleh polisi, Dicky sempat ditanya mengenai siapa pemilik limbah dan pelaku yang membuang bungkus kabel tembaga tersebut. "Tadi diskusi seperti siapa yang buang, saya juga enggak tahu. Kalau kira-kira kabel punya siapa juga wallahu'alam. Soalnya waktu kita angkat enggak ada merek, siapa buang juga kita tidak melihat. Takutnya kalau berasumsi, malah salah," jelas Dicky.
Dicky menyerahkan tindak lanjut soal bungkus kabel ini pada polisi, apakah akan mengusut pemilik kabel atau menyasar hal yang lebih besar. "Kemungkinan kalau melihat Polda, memang akan mengusut. Tapi kami serahkan semuanya ke kepolisian," ucap Dicky.
Halaman 2 dari 5











































