"Waktu pertama kali anggota turun ke gorong-gorong, nemu gulungan panjang, awalnya dikira ular besar. Pas dipegang, ternyata bungkus kabel yang sudah tergulung-gulung," kata Kepala Suku Dinas (Kasudin) Tata Air Jakarta Pusat Dicky Suherlan saat dihubungi detikcom, Selasa (1/3/2016) sore.
Panjang gulungan kabel saat pertama ditemukan petugas ada yang mencapai 3 meter. Petugas juga terkejut saat menyenter dan menemukan kondisi gorong-gorong yang nyaris tertutup dengan timbunan bungkus kabel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Petugas masih akan terus menyisir kawasan Medan Merdeka Selatan dan saluran air lainnya untuk dibersihkan dari tumpukan sampah. Baik bungkus kabel, lumpur dan jenis sampah lainnya. Ia juga menugaskan bawahannya hingga tingkat kecamatan untuk meninjau saluran air di wilayah mereka.
![]() |
"Sekarang dengan kasus seperti ini, kita konsen di situ. Saya juga minta disisir lagi oleh kepala seksi di kecamatan, coba ngecek apakah menemukan kasus yang sama," pungkasnya.
Hingga kini siapa pihak yang bertanggung jawab atas sampah plastik yang butuh waktu lama untuk terurai itu masih misterius. Gubernur Ahok memerintahkan jajarannya mengusut. Sedangkan Dinas Tata Air telah berkoordinasi dengan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.
Tumpukan bungkus kabel di tempat penampungan sementara (Foto: Aditya/detikcom) |













































Tumpukan bungkus kabel di tempat penampungan sementara (Foto: Aditya/detikcom)